Pariwisata
Pantai Ngunggah, Hidden Gems di Kawasan Barat Gunungkidul
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pernah mendengar atau berkunjung ke Pantai Ngunggah yang terletak di Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul ? Mungkin belum begitu banyak yang mengetahui obyek wisata ini. Pantai Ngunggah mungkin bisa dikatakan sebagai hidden gems Bumi Handayani yang dapat menjadi tempat relaksasi bagi yang tengah merasa penat dengan kegiatan sekolah, kuliah, atau bahkan beban pekerjaan.
Sabtu ini, Pidjar.com akan sedikit membahas mengenai Pantai Ngunggah yang terletak di Padukuhan Klepu, Kalurahan Giriwungu, Kapanewon Panggang. Pantai ini lokasinya tersembunyi, sepi dan belum banyak aktivitas yang dilakukan. Mereka yang datang, hanyalah mereka yang suka dengan petualangan. Biasanya mahasiswa atau komunitas tertentu yang ingin menikmati ketenangan pantai selatan.
Berada di sisi barat, menjadikan pantai ini didominasi tebing. Dari atas dapat melihat birunya laut lepas. Jika berkunjung ke Pantai Ngunggah dalam waktu satu atau dua jam rasanya sangat sayang, biasanya mereka yang kesini untuk camping bersama teman mereka.
Untuk menuju ke Pantai Ngunggah memang membutuhkan waktu yang lumayan lama sekitar 1 jam lebih karena jarak yang ditempuh lumayan jauh. Jika dari arah Wonosari ambil jalan menuju JJLS Saptosari-Panggang. Ikuti jalur tersebut, sesampainya di simpang tiga SD Giriwungu atau padukuhan Pejaten arahkan kendaraan ke kiri masuk ke permukiman warga.
Jalan setapak mendominasi jalur menuju kawasan pantai ini. Ikuti saja jalan tersebut, usai melewati permukiman kalian akan melewati area ladang, biasanya masyarakat setempat dari pagi hingga sore menggarap lahan mereka. Jalur setapak yang sempit menuntut harus ekstra hati-hati terlebih jika menggunakan mobil.
Perjalanan menyusuri setapak dan cor rabat beton ini sekitar 15 hingga 20 menit lamanya, meski lama namun kalian akan disuguhkan dengan pemandangan yang sungguh luar biasa indahnya. Beberapa tanjakan dan tikungan harus anda waspadai karena cukup curam, mendekati kawasan pantai kalian akan disambut dengan lambaian-lambaian daun kelapa dan suara ombak yang semakin jelas. Dan tibalah kalian di Pantai Ngunggah, kekayaan Gunungkidul yang belum begitu tersentuh pengembangan dari berbagai pihak.
“Di Kalurahan Giriwungu ini kami memiliki 3 pantai dan salah satunya adalah Pantai Ngunggah ini. Dari 3 pantai itu 2 adalah tebing yang tidak memiliki bibir pantai, dan yang satu memiliki bibir pantai pasir putih,” kata Lurah Giriwungu, Tulus.
Sisi timurnya terdapat pantai pasir putih yang bisa digunakan untuk beraktivitas. Namun untuk sampai di bibir pantai ini membutuhkan tenaga ekstra lantaran bharus tracking dengan medan yang lumayan.
Perlahan, pemerintah kalurahan dan masyarakat mulai mengusulkan perhatian pembangunan dan pengembangan potensi daerah ini. Mereka menyadari bahwa potensinya luar biasa dan dapat menarik pengunjung jika tidak diimbangi dengan infrastruktur yang memadai tentu akan sia-sia. Komunikasi dengan sejumlah pihak baik pemerintah kabupaten, wakil rakyat atau anggota dewan, hingga investor pun dilakukan untuk dapat membangun kawasan yang bisa disebut pemata tersembunyi ini.
“Pengembangan tentu dilakukan agar semakin menarik pengunjung. Kalau selama ini biasanya pengunjung itu mancing, camping dan foto-foto. Alhamdulillah, dengan kondisi geografis yang seperti ini tapi jalan setapak dan cor rabat jadi tidak terlalu sulit untuk pengunjung maupun masyarakat sini,” jelasnya.
Rasanya memang ingin berlama-lama di pantai ini, suasananya begitu tenang dan benar-benar dapat merelaksasi pikiran yang sedang kacau atau penuh dengan pekerjaan. Terlebih jika sore hari atau pagi-pagi di tempat ini, bisa melihat betapa indahnya sunrise dan sunset. Bermalam di pinggir pantai, bersahabat dengan alam yang masih sangat asli dan asri.
“Untuk menghidupkan pantai ini, beberapa kali diadakan pertunjukan kesenian dan kegiatan lainnya,” tutup Tulus.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized1 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
