Pariwisata
Satu Hari Belum Habis, 67 Wisatawan Tersengat Ubur-ubur
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Serangan impes atau ubur-ubur sepertinya semakin menjadi. Semenjak pantai diuji cobakan buka kembali pada akhir Juni lalu, ratusan wisatawan turut menjadi korban serangan hewan laut yang mendarat tiap musim dingin ini.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron Gunungkidul, Surisdiyanto menuturkan ubur-ubur sudah terlihat sejak kawasan Pantai belum dibuka kembali. Bahkan jumlah ubur-ubur yang menepi ke pantai semakin banyak dalam sepekan terakhir.
“Di hari Minggu ini saja, hingga tengah hari setidaknya sudah ada 67 wisatawan yang tersengat ubur-ubur. Jika sampai sore hari, akan semakin banyak wisatawan yang tersengat, mengingat jumlah ubur-ubur hari ini cukup banyak,” ucap Suris, Minggu (12/07/2020).
Saking banyaknya, lanjut Suris, hampir setiap pagi dan sore ketika kawasan pantai sebelum dibuka dan sesudah ditutup, sejumlah personil dan dibantu oleh warga setempat berusaha mengubur ubur-ubur tersebut di dalam pasir. Harapannya agar wisatawan yang datang ke kawasan pantai makin nyaman karena tidak tersengat ubur-ubur.
“Serangan ubur-ubur memang tidak mematikan namun cukup membuat wisatawan tidak nyaman,” jelas dia.

Menurutnya, rasa panas yang menyengat kulit terkadang bisa sampai membuat seseorang tersebut pingsan. Tak ada obat yang pasti yang bisa meredakan rasa panas akibat tersengat ubur-ubur tersebut.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono menuturkan, sejak pihaknya melakukan ujicoba tahap kedua pembukaan 4 kawasan wisata dengan konsep New Normal, kini jumlah obyek wisata yang dibuka untuk umum semakin banyak. Sebagian besar memang masih di kawasan pantai selatan Gunungkidul.
Mulai Sabtu (11/7/2020) kemarin, sudah ada tambahan uji coba operasional dengan New Normal. Di antaranya adalah kawasan Pantai siung dan Nglambor, kawasan pantai gesing, kawasan pantai timang, kawasan pantai ngrenehan serta kawasan telaga jonge.
“Kalau jumlah wisatawan belum ada laporan pastinya,” tutup Harry.
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
