Pariwisata
Pantai Selatan Pada Masa Libur Lebaran Kali Ini, Sepi Pengunjung dan Prediksi Dilanda Gelombang Tinggi
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pada masa libur lebaran, kawasan Pantai Selatan Gunungkidul yang memang menjadi primadona pariwisata ramai oleh pengunjung. Saban tahunnya, ratusan ribu wisatawan baik dari dalam Gunungkidul maupun luar Gunungkidul memilih untuk menikmati liburan di pantai. Kemacetan saat libur lebaran di jalur wisata maupun jalur masuk ke Gunungkidul menjadi pemandangan yang biasa. Pada lebaran sebelumnya, kemacetan bahkan terjadi sejak pagi hari.
Namun suasana berbeda nampak jelas pada musim libur lebaran kali ini. Kawasan pantai selatan saat ini sepi dari hiruk pikuk wisatawan. Obyek wisata yang mengampu lebih dari 80% pariwisata Gunungkidul ini memang sejak lebih dari sebulan lalu telah ditutup untuk aktifitas pariwisata. Antisipasi penyebaran covid19 menjadi alasan utama penutupan kawasan pantai selatan ini.
Nasib para warga pesisir sendiri semakin sulit lantaran di tengah penutupan obyek akibat pandemi covid19, kawasan pantai selatan juga akan dilanda gelombang tinggi. Para nelayan sendiri telah dihimbau untuk sementara tidak melaut manakala gelombang tinggi terjadi pada beberapa hari mendatang ini.
Sekretaris Tim SAR Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto menuturkan, pada awal puncak libur lebaran ini, kawasan pantai memang sangat lenggang. Padahal biasanya, pada hari kedua lebaran, pengunjung yang datang membludak.
Namun begitu, meski diperkirakan pariwisata di pantai pada masa lebaran kali ini sepi, pihak SAR Satlinmas Wilayah II tetap menerjunkan petugas. Para petugas itu ditempatkan di pantai-pantai yang biasa ramai dikunjungi wisatawan.

“Kita tempatkan petugas di Pantai Kukup, Baron maupun kawasan pantai lainnya yang biasanya banyak dikunjungi wisatawan. Piket jalan terus,” beber Suris, Senin (25/05/2020) siang.
Pihak SAR sendiri juga telah berkoordinasi dengan warga setempat. Warga diminta untuk melakukan penjagaan di sejumlah pintu masuk kawasan wisata agar tidak ada pengunjung yang melanggar larangan.
“Apalagi ini juga akan ada gelombang pasang yang terjadi hingga 29 Mei 2020 mendatang,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Pantai Sadeng, Sunu Handoko menuturkan, berdasarkan prediksi cuaca yang diterima pihaknya, kenaikan gelombang diperkirakan akan mulai terjadi pada tanggal 27 Mei 2020 mendatang.
“Berdasarkan prediksi yang kami terima, kenaikan akan dimulai tanggal 27 Mei yang naik 16 feet, tanggal 28 Mei ada penurunan pada 10 feet dan tanggal 29 naik lagi menjadi 18 feet,” ujar Sunu Handoko Bayu Sagara.
Namun demikian skema prediksi tersebut menurutnya bisa berubah sewaktu-waktu. Ia menyebut, pada hari biasanya, tinggi gelombang hanya ada pada kisaran tiga hingga delapan feet.
“Ada sejumlah langkah antisipasi yang kita koordinasikan dengan anggota, terlebih ini kan moment pasca lebaran di mana biasanya banyak pengunjung datang,” jelas dia.
Adapun langkah antisipasi di antaranya pihaknya akan berkoordinasi dengan warga untuk memperketat penghalauan di Tempat Pembayaran Retribusi. Selain itu juga pihaknya akan melakukan imbauan kepada nelayan untuk tidak melaut terlebih dahulu.
“Ada dan tidaknya pengunjung tim SAR akan tetap piket sesuai dengan jadwal dalam 24 jam,” imbuh Sunu.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
