Pemerintahan
Parkir Semrawut Jadi Alasan Kali di Taman Kuliner Wonosari Ditutup
Wonosari, (pidjar.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyiapkan area parkir baru di kawasan Taman Kuliner Wonosari. Untuk mewujudkannya, aliran kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul ditutup dan bagian atasnya akan dimanfaatkan sebagai area parkir.
Penutupan kali tersebut dilakukan karena selama ini Taman Kuliner Wonosari belum memiliki area parkir yang representatif. Kendaraan pengunjung kerap diparkir di bahu maupun pinggir jalan sehingga membuat kawasan terlihat semrawut sekaligus berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul Ashari Nurkalis mengatakan proyek penutupan kali tersebut kini masih dalam tahap awal pengerjaan. Pekerjaan dimulai pada 4 September 2026 dengan durasi 90 hari kalender.
“Pengerjaan masih berlangsung dan saat sekarang masih dalam proses pembuatan fondasi,” kata Ashari, Rabu (7/10/2026).
Kali yang ditutup memiliki panjang sekitar 24 meter dan lebar 13 meter. Menurut Ashari, konstruksi yang dibuat hampir menyerupai pembangunan jembatan karena nantinya bagian atas akan digunakan untuk menahan beban kendaraan.
Fondasi terlebih dahulu dibuat di kedua sisi kali. Setelah itu, bagian atas akan ditutup melalui proses pengecoran sehingga terbentuk area yang dapat digunakan sebagai tempat parkir.
“Fondasi dibuat di kedua sisi, kemudian bagian atasnya ditutup dengan pengecoran. Secara konstruksi hampir seperti jembatan,” jelasnya.
Pemkab Gunungkidul berharap keberadaan parkir baru tersebut dapat menghilangkan aktivitas parkir kendaraan di pinggir jalan. Dengan begitu, kawasan Taman Kuliner Wonosari diharapkan menjadi lebih rapi dan tertata.
“Dengan adanya fasilitas tempat yang baru nantinya, maka tidak ada lagi lokasi parkir di pinggir jalan sehingga lebih rapi dan tertata,” ujarnya.
Penataan kawasan Taman Kuliner Wonosari tidak hanya dilakukan dengan membangun area parkir baru. Pemkab Gunungkidul juga memperluas area berjualan dengan memanfaatkan lahan bekas lapangan tenis yang berada di dalam kompleks tersebut.
Ashari menyebut akan dibangun 50 kios baru untuk menambah fasilitas bagi pedagang. Pembangunan kios tersebut saat ini juga masih berjalan.
“Untuk perluasan taman kuliner akan ditambah fasilitas 50 kios berjualan. Sama seperti penutupan kali di belakang kantor pemkab, perluasan juga masih dalam pengerjaan,” katanya.
Dengan demikian, terdapat dua pekerjaan besar yang berjalan bersamaan di kawasan Taman Kuliner Wonosari. Yakni penutupan kali untuk dijadikan area parkir serta pembangunan 50 kios baru bagi pedagang.
Proyek penutupan kali tersebut memiliki nilai kontrak Rp1.019.965.000 dan ditargetkan selesai pada awal Desember 2026.
Proyek penataan Taman Kuliner Wonosari tersebut juga mendapat perhatian dari DPRD Gunungkidul. Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul Rian Eko Wibowo meminta Pemkab memastikan kualitas konstruksi, mengingat area yang dibangun nantinya akan digunakan untuk aktivitas kendaraan.
“Tidak boleh asal jadi, tapi kualitasnya harus benar-benar diperhatikan,” tegas Rian.
Komisi C DPRD Gunungkidul, kata Rian, akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah proyek prioritas bupati, termasuk proyek penutupan kali di kawasan Taman Kuliner Wonosari.
Menurutnya, pengawasan diperlukan agar proyek tidak hanya selesai sesuai target waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Tugas kita adalah mengawasi, makanya akan dilakukan sidak agar infrastruktur yang dikerjakan selesai tepat waktu dan jangan sampai molor,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
