Pemerintahan
BPBD Tegaskan Tak Ada Korban Atau Kerusakan Akibat Gempa Bumi Yang Guncang Gunungkidul Dini Hari Tadi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gempa bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter yang mengguncang Gunungkidul pada Rabu (29/08/2018) dini hari tadi sempat membuat masyarakat panik. Aroma kepanikan memang sangat kental lantaran sejak beberapa waktu terakhir ini, masyarakat memang banyak menerima informasi perihal akibat gempa di Nusa Tenggara Barat yang sampai menewaskan ratusan orang.
Terkait gempa yang terjadi dinihari tadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun materi akibat kejadian ini. Gempa sendiri memang cukup kuat dirasakan masyarakat karena memang berpusat di Gunungkidul.
"Dari laporan teman-teman dari wilayah barat, utara, selatan, timur tidak ada kerusakan atau korban akibat gempa bumi. Akan tetapi kita terus melakukan monitoring," kata Edy Basuki kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu pagi.
Menurut Edy, dengan memperhatikan episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktifitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah lempeng Uerasia. Berdasarkan shakemap BMKG dan laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan selain di seluruh wilayah DIY juga turut pula dirasakan hingga Trenggalek, Jawa Timur; Purworejo, Jawa Tengah; dan Magelang, Jawa Tengah.
“Gempa semalam juga tidak berpotensi tsunami,” terangnya.

Disinggung perihal adanya gempa susulan, Edy mengatakan bahwa hal tersebut tidak terjadi. Hasil monitoring dari BMKG, belum menunjukan adanya aktifitas gempa bumi susulan (aftershock). Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada.
"Tidak ada gempa susulan, semalam juga tidak berpotensi tsunami. Kita akan up date terus, jangan mudah terpengaruh berita bohong," ujar Edy.
Edy menjelaskan, meski berharap agar tidak ada bencana di wilayah Gunungkidul, namun pihaknya siap dengan kemungkinan terburuk. Anggaran maupun sarana serta prasarana telah lengkap bilamana sewaktu-waktu terjadi bencana. Pada tahun 2018 ini, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 100 juta yang dianggarkan untuk keperluan logistik jika nantinya terjadi bencana alam. Sedangkan untuk anggaran rehap dan rekondisi dampak bencana alam teranggarkan sebesar Rp 400 juta.
"Sudah terpakai sedikit untuk membantu korban kebakaran, karena kebakaran paling sering terjadi di Gunungkidul. Nanti jika kurang biasanya ada tambahan dari BNPB," imbuh Edy.
Namun untuk ketersediaan tenda saat ini jumlahnya sangat minim. Sebab pihaknya hanya memiliki satu tenda yang bisa difungsikan.
"Ada tenda besar 1 berukuran 12 meter. Kalau terpal kita ada 30an yang siap digunakan," imbuh dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
