Kriminal
Paru-paru Penuh Air, Mayat Bayi di Sungai Widoro Wetan Diduga Kuat Dibuang Dalam Kondisi Hidup
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mayat bayi yang ditemukan di aliran Sungai Widoro Wetan, Desa Bunder, Kecamatan Patuk pada Sabtu (24/03/2018) siang kemarin diduga dibuang ke sungai dalam kondisi hidup. Bayi malang yang baru berumur sehari tersebut berdasarkan hasil otopsi meninggal dunia lantaran terlalu banyak menelan air.
Kapolsek Patuk, Kompol Sumarwoto mengatakan, sesaat setelah dievakuasi, mayat bayi kemudian dibawa menuju RS Bahayangkara Polda DIY untuk dilakukan proses otopsi. Dari hasil pemeriksaan, diketahui paru-paru bayi tersebut penuh dengan air. Dengan kondisi semacam ini, menurut Sumarwoto, bayi tersebut diperkirakan masih dalam kondisi hidup ketika dibuang ke sungai.
"Dari hasil pemeriksaan diketahui bayi malang itu meninggal lantaran kebanyakan menelan air. Sebab parunya penuh dengan air," kata Kapolsek, Minggu (25/03/2018) siang.
Ditambahkan Kapolsek, terkait luka memar di beberapa bagian tubuh bayi sendiri terjadi akibat benturan dengan bebatuan di sungai tersebut. Adapun luka memar cukup parah itu dimungkinkan benturan dengan bebatuan saat bayi dibuang dan terseret arus sungai.
"Hasik otopsinya seperti itu. Ini menjadi sebuah informasi penting bagi anggota kepolisian," imbuh dia.

Tim medis sendiri juga telah melakukan tes DNA terhadap bayi malang itu. Hal ini nantinya bisa digunakan aparat untuk proses penyelidikan lanjutan terkait pelaku maupun orang tua pembuang bayi.
"Kita belum bisa pastikan siapa pelaku dan dari mana asalnya. Jelas kita akan memburu keberadaan pelaku itu," tegas dia.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, bayi dengan jenis kelamin laki-laki ditemukan oleh salah seorang warga yang hendak mencari ikan di sungai Widoro Wetan, Desa Bunder, Kecamatan Patuk sekitar pukul 12.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bantaran sungai.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
