Sosial
Pasien Positif Corona Pertama di Gunungkidul Dinyatakan Sembuh
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Satu orang pasien positif warga Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong telah dinyatakan sembuh. Hal tersebut diketahui setelah dalam dua kali swab yang dilakukan menyatakan bahwa pasien tersebut mengeluarkan hasil negatif.
Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistiyowati menunjukan, hasil swab milik pasien positif covid-19 yang dirawat di RSUD Wonosari telah keluar. Hasilnya, spesm yang diambil itu menunjukkan hasil negatif. Setelah diketahui bahwa hasil 2 kali swab menunjukan negatif, maka kemudian pasien dinyatakan telah sembuh.
“Rencana hari ini akan dipulangkan,” kata Heru, Sabtu (04/04/2020).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menambahkan, pasien yang dinyatakan negatif tersebut sebenarnya sudah tidak memiliki potensi menularkan. Namun secara umum, pasien dan keluarga yang bersangkutan tetap harus diam di dalam rumah seperti yang dilakukan banyak orang umumnya saat ini.
“Jangan sampai merasa bebas lalu tidak melakukan social distancing,” ujar Dewi.

Secara teori, pasien yang sembuh dari covid-19 dianggap telah kebal terhadap virus tersebut. Namun begitu hal ini juga perlu menjadi perhatian, lantaran penelitian masih terus dilakukan.
“Secara teori betul. Semua tentu masih dalam penelitian karena virus ini jenis baru,” terang dia.
Disinggung mengenai apakah hasil negatif menunjukan bahwa pasien tidak mengkonsumsi obat lagi, Dewi mengatakan bahwa kemungkinan pemberian obat masih terbuka. Terlebih ketika dirinya mengalami sakit.
“Obat diberi jika masih ada keluhan. Kalo nihil, obat gak perlu. Perlakuan sama dengan yang lain secara umum. Social distancing dan pola hidup bersih dan sehat,” ungkap dia.
Perlu diketahui, pasien positif tersebut pada tanggal 3 Maret 2020 datang dari Jakarta. Semula tidak ada keluhan yang dirasakan. Bahkan ia sempat berinteraksi dengan banyak warga di wilayah Desa Bedoyo saat mendatangi hajatan pada tanggal 13 dan 14 Maret 2020.
Kemudian pada tanggal 18 Maret ia berobat ke RS Panti Rahayu. Namun saat itu, RS Pantirahayu belum ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan dan akhirnya dirujuk ke RSUD Wonosari.
Pada tanggal 21 Maret 2020, pasien yang kondisinya membaik itu tadinya akan dirujuk ke RS Sardjito. Namun dari pihak RS Sardjito menuturkan bahwa ruangan penuh sehingga pasien lantas diarahkan untuk isolasi diri di rumah.
PDP baru saja diketahui positif pada tanggal 25 Maret. Kemudian hari itu juga dibawa ke RSUD Wonosari untuk isolasi. Sebab kondisi korban sebenarnya dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan. Namun ia masih berpotensi menularkan.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
