fbpx
Connect with us

Sosial

Siap Maju Lomba Tingkat Provinsi, Desa Nglanggeran Andalkan BUMDes

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Keberhasilan pemerintah desa dan masyarakat Nglanggeran, Kecamatan Patuk dalam menghidupkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ternyata berbuah manis. Pasalnya, dalam lomba desa yang digelar beberapa waktu lalu, desa yang memiliki segudang pariwisata ini berhasil menduduki peringkat satu dan menjadi wakil dari kabupaten Gunungkidul di tingkat provinsi. Persiapan demi persiaman mulai dilakukan untuk menghadapi lomba desa tingkat provinsi.

Kepala Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Senen mengatakan,ada beberapa sektor yang menjadi keunggulan Desa Nglanggeran. Salah satunya yakni BUMDes yang dibentuk selama beberapa tahun dan terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di dalam BUMDes ini memiliki beberapa unit usaha di antaranya, desa wisata, kegiatan usaha ekomomi desa simpan pinjam, grosir sembako, pengelolaan dan pengolahan sampah. Menjadi salah satu tombak yang ia anggap ampuh.

“Komitmen dalam memanjukan pariwisata dengan menggandeng masyarakat terus diupayakan. Terbukti keunggulan kami di bidang pariwisata dan pemberdayaan masyarakat di akui oleh semua kalangan,” ucap Senen, Kamis (02/05/2019).

Menjadi juara satu dengan mengalahkan desa-desa yang tak kalah dengan segala terobosan dan potensi yang dimiliki tentu sangatlah mudah. Namun segala upaya terus dilakukan hingga berbuah manis. Menjadi wakil Kabupaten Gunungkidul, Desa Nglanggeran terus bebenah agar dapat mewakili DIY menjadi salah satu desa yang bertanding di tingkat nasional pula. Segala macam persiapan dan perbaikan masih terus dilakukan, hasil evaluasi dan pendampingan dari instansi terkait mulai diterapkan.

Berita Lainnya  Dugaan Pungli Program Prona, Dukuh-dukuh di Desa Bleberan Dipanggil Kejaksaan

“Mei ini kita akan kembali dinilai oleh tim. Sedang perisapan, mulai perbaikan administrasi dan beberapa sektor lainnya,” tambah dia.

Lebih lanjut, ia optimis jika nantinya Desa Nglanggeran mampu membawa Kabupaten Gunungkidul kembali sampai pada lomba desa hingga ketingkat Nasional dan menjadi juaranya. Keoptimisan ini pun tentu memiliki dasar yang kuat, karena selain potensi yang dimiliki, kualitas sumber daya manusia dan antusiasnya cukup tinggi.

“Energi positif terus kita tanamkan baik ke jajaran pemerintahan maupun masyarakat. Semangat Gotong royong yang dimiliki dan kekeluargaan yang luar biasa juga menjadi keunggulan. Pariwisata dan budaya di sini pun masih terus terjaga,” imbuh dia.

Terlebih kesuksesan Desa Nglanggeran selama ini dalam bidang wisata dan pemerdayaan masyarakatnya diacungi jempol dan menjadi percontohan di kalangan lain. Belum lagi UMKM dan pemeberdayaan masyarakat. Berada di daerah pegunungan menjadikan desa ini beragam. Mulai dari budaya, karakter dan beberapa sektor lainnya yang kian maju.

Berita Lainnya  Kawasan Selatan Selalu Terdampak Kekeringan, Keberadaan Jaringan Pipa Tanpa Aliran Air Disoroti

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana dan Masyarakat dan Desa, Subiyantoro mengatakan, bedasarkan evaluasi penilaian yang dilakukan oleh seluruh tim nilai tertinggi diperoleh Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk. Beberapa pertimbangan menjadi acuan tim juri dalam menentukan siapa pemenang lomba desa di tahun 2019.

Mulai dari kesiapan masyarakat, sistem pelaporan administrasi pemerintah desa, kemajuan masyarakat dan desa serta bagaimana cara mereka mengembangkan potensi yang dimiliki. Bedasarkan penilaian , Desa Nglanggeran unggul dibandingkan dengan desa-desa lainnya. Adapun nilai yang diperoleh yakni 1162,00 dengan berhasil mengalahkan beberapa desa lainnya.

“Desa Nglanggeran ditetapkan jadi juaranya karena berbagai pertimbangan. Kemarin sudah diumumkan, saat ini sedang proses persiapan penilaian untuk lomba desa tingkat provinsi,” ucap Senen.

Beberapa waktu lalu dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, dMasyarakat dan Desa mengajukan beberapa desa ke Bupati Gunungkidul diantaranya Nglanggeran, kedua Desa Mulo, Kecamatan Wonosari; dan ketiga Desa Petir, Kecamatan Rongkop. Ketiga desa ini sama-sama memiliki keunggulan nilai plus sendiri.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler