Kriminal
Pasutri Maling Gas Melon Ditangkap Saat Bobol Kios, Diduga Telah Beraksi di Puluhan Tempat
Semanu, (pidjar.com)– Misteri raibnya tabung-tabung LPG milik warga yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir ini akhirnya terkuak. Pada Selasa (10/02/2026) dinihari tadi, warga menangkap sepasang suami istri saat tengah membobol sebuah kios di Jalan Wonosari-Semanu, Padukuhan Mijahan, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu. Diduga kuat, pasangan tersebut telah beraksi di beberapa tempat sebelum akhirnya tertangkap.
Dari tangan SR (51) dan SH (50), keduanya mengaku warga Kalasan, Sleman, ditemukan sejumlah tabung LPG yang diduga hasil curian. Mereka kemudian langsung dibawa ke Polres Gunungkidul untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Penangkapan keduanya bermula ketika salah seorang warga mendengar suara berisik dari sebuah kios yang terletak di depan pabrik Supersonic tersebut. Saat dicek, terlihat salah seorang pelaku telah membobol sebuah kios. Warga tersebut lantas berteriak yang kemudian diikuti dengan datangnya sejumlah warga lainnya.
Warga yang berdatangan kemudian mengepung lokasi. SR dan SH yang tak bisa lagi berkutik akhirnya hanya pasrah. Meski sempat berkelit, mereka semakin terpojok setelah di keranjang sepeda motor pelaku ditemukan belasan tabung gas melon.
Kepada warga, sang istri sempat berkilah bahwa tabung gas tersebut adalah barang miliknya. Setelah beberapa waktu dimintai keterangan, mereka lantas digelandang ke kantor polisi.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Yahya Murray, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa SR dan SH telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Wonosari.
“Benar, kami menerima laporan penangkapan terduga pelaku pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram,” tegas AKP Yahya.
Lebih mengejutkan, dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Mereka mengaku telah berulang kali mencuri tabung gas melon di berbagai wilayah Gunungkidul. Polisi bahkan menduga aksi pencurian tersebut sudah berlangsung lama dan terjadi di puluhan titik.
Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap jumlah TKP, jaringan, serta total kerugian korban. Polisi juga membuka pintu bagi warga yang merasa kehilangan tabung gas agar segera melapor.
“Kami imbau masyarakat yang merasa menjadi korban segera melapor ke polsek terdekat,” tandasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
