Peristiwa
Demonstrasi di Ngalang, Warga Protes Tanah SG Jadi Atas Nama Lurah
Gedangsari,(pidjar.com)–Gelombang protes kembali mengguncang Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari. Pada Rabu (11/02/2026) siang tadi, ratusan warga yang tergabung dalam Masyarakat Ngalang Bersatu menggrudug Balai Kalurahan Ngalang. Warfa menuntut kejelasan status tanah SG yang kemudian berubah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama pribadi Suharyanta, yang kini menjabat PAW Lurah Ngalang dan sebelumnya menjabat Jogoboyo.
Koordinator aksi Masyarakat Ngalang Bersaru, Turaji, secara tegas mendesak aparat penegak hukum segera bertindak. Menurutnya, perubahan status atas tanah tersebut cukup janggal.
“Ini bukan persoalan kecil. Kami mendesak aparat segera memproses oknum PAW dan Jagabaya terkait proses tanah tak bertuan yang bisa berubah menjadi hak milik pribadi. Harus dibuka seterang-terangnya,” tegas Turaji di tengah massa.
Warga juga mempertanyakan asal-usul tanah tersebut serta pernyataan Suharyanta dalam video yang menyebut langkah itu sebagai “penyelamatan aset”.
“Kalau disebut penyelamatan aset, apakah dibenarkan kemudian menjadi SHM menjadi atas nama pribadi? Dasar hukumnya apa? Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya,” lanjut Turaji.

Sorotan tajam juga mengarah pada perbedaan tahun terbit SHM. Dalam dokumen tertulis tahun 2021, sementara dalam pernyataan kepada media disebut 2022. Perbedaan ini dinilai janggal dan memicu kecurigaan publik.
Sementara itu, PAW Lurah Ngalang Suharyanta saat ditemui awak media menyatakan siap mengikuti proses hukum yang berjalan.
“Karena ini sudah masuk ranah hukum, saya siap mengikuti prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya singkat.
Saat disinggung perkembangan perkara, ia menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu proses berjalan dan dari kalurahan tengah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan oleh aparat penegak hukum.
Meski aksi berlangsung damai dengan pengawalan aparat, tensi kekecewaan warga terlihat jelas. Masyarakat menegaskan tidak akan berhenti sampai ada kejelasan hukum dan transparansi penuh atas status tanah tersebut.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized4 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Pendidikan4 minggu yang laluHari Pertama Jalur Afirmasi SMA N 1 dan SMA N 2 Wonosari Langsung Penuh, Wali Murid : Banyak Orang Mampu Tempuh Jalur Ini
