fbpx
Connect with us

Sosial

Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY

Published

on

Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 145
Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 146 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 147 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 148 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 149 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 150 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 151 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 152 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 153 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 154 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 155 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 157 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 158 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 159

Wonosari,(pidjar.com)–Jika dibandingkan tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang saat ini tengah menggelar Pilkada, pelanggaran di Gunungkidul paling banyak. Pelanggaran tersebut didominasi oleh Alat Peraga Kampanye. Namun demikian, Bawaslu juga menangani 12 pelanggaran sepanjang proses gelaran Pilkada.

Komisioner Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan, terdapat 3.396 pelanggaran Alat Peraga Kampanye. Pelanggaran ini mulai dari tata cara pemasangan, prosedur dan juga letaknya.

“Tapi begitu kami menemukan pelanggaran, kami peringatkan LO untuk mencopot, kemudian kalau belum dicopot ya kami copot,” ujar Is, Kamis (10/12/2020).

Adapun penertiban sendiri dilakukan Bawaslu dengan Satuan Polisi Pamong Praja. Is menambahkan, selama proses pencopotan tidak ada permasalahan yang berarti.

Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 160 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 161 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 156

“Semua lancar, laporannya kami serahkan ke Bawaslu DIY, ternyata menjadi paling tinggi jika dibandingkan Sleman dan Bantul,” imbuh Is.

Di samping APK, terdapat 12 pelanggaran yang ditangani oleh Bawaslu Gunungkidul. Dari jumlah tersebut terdapat enam laporan dan enam temuan selama proses Pilkada berlangsung.

“Untuk laporan dari pas calon perseorangan itu ada laporan pencatutan KTP, ada laporan penyerahan perorangan termasuk beberapa laporan perusakan APK saat masa kampanye,” papar Is.

Di samping itu Bawaslu Gunungkidul juga menemukan sejumlah pelanggaran seperti netralitas ASN. Pihaknya menemukan tiga ASN yang tidak netral.

“Sudah ada putusan dari Komisi ASN dan sanksi untuk ketiganya sudah keluar,” ujarnya.

Termasuk didalamnya berkaitan dengan viral video money politics dan juga dugaan penyebaran wajan dan telur. Namun demikian laporan dan temuan tersebut belum bisa masuk pada ranah pidana.

“Banyak hambatan dan berbagai aturan, seperti minimnya waktu pemeriksaan oleh Bawaslu, yakni maksimal lima hari. Untuk yang perusakan APK itu dari pelapor juga gak ada saksi,” ucap Is.

Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 163 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 164 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 165 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 166 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 167 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 168 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 169 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 170 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 171 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 172 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 173 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 174 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 175 Pelanggaran Saat Kampanye Gunungkidul Paling Banyak di DIY 176

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler