Connect with us

Olahraga

Susah Senang Abil, Atlet BMX Asal Karangmojo  yang Harus Pergi Berlatih ke Luar Daerah

Diterbitkan

pada

Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Memiliki tingkatan kesulitan dan tantangan tersendiri, sepeda BMX justru memberi semangat baru bagi Nalbadian Ababil Ibrahimovic untuk menggeluti hobinya. Berawal dari kesukaannya pada kegiatan sepeda downhill, Abil yang menjadi nama panggilannya justru menjatuhkan hatinya untuk BMX. Akan tetapi untuk mendalami kemampuannya tersebut, Abil warga Plumbungan RT 4 RW 1, Gedangrejo, karangmojo harus berlatih ke luar daerah.

Ayah Abil, Anung Triandoko bercerita bahwa tidak ketersediaan sirkuit di Gunungkidul untuk berlatih memaksanya pergi ke Youth Centre (YC), Mlati, Sleman. Meski begitu jauh jarak yang harus ditempuh, menurut Anung hal tersebut merupakan kewajibannya sebagai seorang ayah dalam pemenuhan kebutuhan anak.

“Saya kan ayah, apa yang anak saya butuhkan harus saya penuhi apapun itu” kata Anang kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com saat berkunjung ke kediamannya (08/11/2020).

Di sela-sela perbincangan, Anang menjelaskan bagaimana susahnya perjuangan ia mengantar anaknya berlatih. Setiap hari ia harus menempuh jarak puluhan kilometer menggunakan sepeda motor dengan Abil dan sepedanya yang dibonceng di belakang. Hujan panas pun tidak mereka hiraukan.

Berita Lainnya  Picu Timbulnya Penyakit, Buka Puasa Langsung Minum Es Tidak Disarankan

Selain itu Anang juga harus mengorbankan pekerjaannya sebagai penjual makanan lesehan di daerah Pasar Pahing Tangeran, Karangmojo.

“Untuk sukses kan harus ada yang dikorbankan. Jadi sekarang saya fokus sama pengasahan keahlian Abil saja” tutur Anang.

Beruntung di hari pertama Abil berlatih pada akhir tahun 2019 lalu, ada seseorang yang memperhatikannya dan langsung mengangkat Abil menjadi anak didiknya. Ia adalah Nur Warsito, mantan atlet sepeda BMX yang kini mendirikan Nur Warsito Foundation dengan anak didik dari berbagai daerah. Abil adalah satu-satunya yang berasal dari Gunungkidul.

Hari-hari berikutnya Abil semakin giat mengikuti pelatihan. Skill yang mumpuni dan perkembangan yang begitu pesat membuat Anang semakin semangat mengantar Abil.

Berita Lainnya  Puluhan Hektar Lahan Pertanian di 3 Kapanewon Diobrak-abrik Tikus

“Mas Nur pernah bilang ke saya kalau Abil itu kemampuan belajarnya bagus. Bahkan bisa menyalip skill anak didik yang sudah berlatih selama bertahun-tahun. Jadi Abil mulai diikutsertakan dalam perlombaan” terang Anang.

Meski baru menggeluti dunia BMX setahun ini, Abil yang kini berusia 11 tahun sudah menjuarai perlombaan sepeda BMX pada tingkat nasional yang digelar di Pangandaran beberapa waktu yang lalu. Selain itu Abil aktif dalam mengikuti lomba-lomba lokal yang biasa diadakan di Jogja.

Kini ia tengah menyiapkan diri untuk mengikuti perlombaan tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan tanggal 20 Desember mendatang. Untuk itu dalam seminggu terakhir ini Abil dengan sepedanya harus ngelaju Karangmojo-Sleman setiap hari. Tidak jarang karena latihan yang sangat intens menyebabkan Abil kesulitan untuk mengikuti pelajaran sekolah. Beruntung pihak SD 2 Karangmojo mendukung atas apa yang dilakukan Abil, sehingga mendapat kelonggaran waktu pembelajaran.

Berita Lainnya  Imbas Corona, Terhentinya Proyek-proyek Pemerintah dan Perusahaan Jasa Konstruksi Yang Terancam Gulung Tikar

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada pihak sekolah yang telah mendukung Abil. Meski begitu Abil tidak akan meninggalkan apa yang menjadi kewajibannya sebagai siswa” ujar Anang.

Melihat progres anaknya yang begitu cepat, Anang menganggap apa yang ia korbankan saat ini akan menjadikan Abil atlet yang luar biasa. Akan tetapi ia berharap agar ada pihak yang memberi perhatian kepada Abil.

“Saya juga ucapkan terimakasih kepada Nur Warsito Foundation yang telah memberi wadah Abil menyalurkan bakatnya. Tapi semoga ada perhatian juga dari daerah sendiri, jadi tidak kami lari ke luar daerah terus menerus” imbuhnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis7 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler