Pemerintahan
Pemkab Gunungkidul Kembali Tunda Pembangunan Jalan di Jalur Wisata Kepek-Ngobaran
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunda proyek pembangunan jalan di jalur utama pantai di wilayah Kapanewon Saptosari. Hal ini dikarenakan minimnya anggaran yang dimiliki pemerintah
Kepala Seksi Pemeliharaan, Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, rencananya jalur Kepek Ngobaran dilanjutkan pada tahun anggaran 2020 lalu. Namun adanya refocusing anggaran untuk penanggulangan covid-19 ini, membuat proyek pembangunan tersebut urung dilaksanakan.
Pun demikian dengan rencana kelanjutan pada tahun 2021. Lagi-lagi minimnya anggaran yang dimiliki membuat maka jalur wisata di kawasan Saptosari batal untuk dilanjutkan.
“Tahun ini harusnya ada alokasi 11 miliar rupiah untuk melanjutkan pembangunan jalan Kepek-Ngobaran tapi kemudian dihilangkan dulu oleh tim anggaran” kata Wadiyana, Rabu (06/01/2021).
Adapun jalur yang belum terakses pembangunan sekitar 3,5 km. Pemerintah telah menganggarkan miliaran rupiah untuk pembangunan jalan di jalur wisata tersebut. Tidak menutup kemungkinan, jalur itu baru akan dilanjutkan di tahun anggaran selanjutnya.
Jalur Kepek-Ngobaran merupakan satu-satunya jalur menuju obyek wisata di wilayah Saptosari. Kondisi jalan saat ini sangatlah sempit, berbahaya saat kendaraan berpapasan dengan kendaraan lain. Medannya juga naik turun dan tepat di kawasan lingkungan penduduk.
“Dibuka jalur baru dengan lebar yang telah ditentukan. Rencananya kedepan akses hanya di jalan baru itu, sementara jalan lama digunakan untuk mobilitas kendaraan kecil milik warga,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk yang menjadi fokus yaitu rehabilitasi jalan Wiyoko Siraman, pelebaran jalan Ngawen sampai simpang empat 4 Bundelan, peningkatan jalan Ngeblak-Jatiayu. Kemudian ada beberapa pembangunan dan rehab dengan skala kecil di beberapa kawasan.
“Kami belum pegang DPA jadi belum bisa memastikan mana saja. Yang sudah pasti baru Kepek Ngobaran itu,” tambah dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
