Pemerintahan
Rencana Pembangunan Mako Brimob di Patuk
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Lahan Sultan Ground (SG) yang berada di Padukuhan Nglanggeran Kulon, Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk direncanakan akan dibangun Markas Komando (Mako) Brimob Polda DIY. Saat ini, komunikasi antara Pemerintah Kalurahan Nglanggeran, Polda DIY, Pemkab Gunungkidul dalam hal ini Kundha Niti Mandala sarta Tata Sasana (Dinas Pertanahan dan Tata Ruang), dan Pemda DIY telah intens dilakukan. Bahkan, tim dari Mabes Polri sendiri telah melakukan peninjauan berkaitan dengan rencana mega proyek ini.
Lurah Nglanggeran, Senen mengaku, pihaknya telah diajak berkomunikasi oleh Polda DIY sejak beberapa waktu lalu. Komunikasi dan koordinasi yang dijalin berkaitan dengan rencana pembangunan Mako Brimob di kawasan tersebut. Diungkapkan Senen, sudah beberapa kali pihak Polda DIY melakukan survey di kawasan tersebut.
“Belum lama ini juga dilakukan kunjungan atau survei dari Mabes Polri. Kami juga ikut melakukan pendampingan,” kata Senen, Selasa (05/01/2021).
Kendati demikian, belum diketahui secara pasti kapan akan dilakukan pembangunan fisik dari Mako Brimob Nglanggeran ini. Pasalnya dari pemerintah kalurahan sendiri masih menunggu hasil keputusan dari Polda DIY dan Mabes Polri. Senen sendiri mendukung penuh pembangunan Mako di wilayahnya. Hal ini ia yakini akan membuat kawasan Nglanggeran akan semakin berkembang.
“Belum ada informasi lanjutan, masih menunggu keputusan dari sana, sama menunggu izin penggunaan lahan oleh Panitikismo atau pihak Kraton,” sambung dia.

Adapun luas lahan yang akan dimanfaatkan memang berstatus Sultan Ground. Potensi perluasan menggunakan lahan masyarakat masih belum diketahui secara pasti. Pihaknya masih menunggu keputusan selanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kundha Niti Mandala sarta Tata Sasana menambahkan, sejak tahun lalu, komunikasi memang telah dijalin mengenai perencanaan pembangunan Mako Brimob tersebut. Adapun rekomendasi pertanahan sendiri telah turun sejak beberapa waktu.
“Sudah ada koordinasi, rekomendasi tata ruang juga sudah turun,” ucapnya.
Lahan yang akan dimanfaatkan seluas 15,8 hektare dengan status lahan adalah sultan ground semua. Pihaknya hanya melakukan pengecekan dan menurunkan rekomendasi sehingga tidak mengetahui lebih detail apakah nantinya akan dilakuka perluasan atau tidak.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa2 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized5 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
