Pemerintahan
Pemkab Gunungkidul Kucurkan Dana 2,3 Miliar Untuk Program Makanan Lansia
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengucurkan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar untuk program pemberian makanan siap saji bagi para lansia kurang mampu. Tahun 2024 ini, ada 1.780 orang yang mendapatkan sarapan dan makan siang gratis dari pemerintah.
Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nurudin Araniri mengatakan, program ini telah berjalan sejak tahun 2023 kemarin. Dimana pemerintah memberikan makanan siap saji yang terdiri dari nasi lauk pauk, sayur, buah, dan air mineral bagi masyarakat yang masuk kategori untuk mendapatkan bantuan tersebut.
Adapun penerima manfaat diberikan makanan sebanyak 2 kali dalam sehari atau dalam 1 kali pengantaran. Makanan disiapkan oleh kelompok masyarakat atau kader di tiap-tiap kalurahan maupun kapanewon.
“Anggaran program ini bersumber dari APBD senilau Rp. 2,3 milyar untuk 18 kecamatan. Progam kita mulai tanggal 5 Februari hingga 5 Maret 2024,” kata Nurudin.
Ia menjelaskan, semula penerima bantuan makan pagi dan siang ini sebanyal 2.506 orang. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah penerima mengalami penurunan sebanyak 726, hal ini karena penerima meninggal dunia, dan lain-lain. Sehingha saat ini ada 1.780 orang yang mendapatkan bantuan makanan siap santap tersebut.
“2 kali makan itu seharga Rp 30 ribu. Ada kurir yang mengirimkan makanan ke rumah masing-masing penerima,” jelas dia.
Lebih lanjut ia mengatakan, penerima bantuan ini adalah masyarakat yang masuk kategori lansia, anak terlantar, dan disabilitas.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, program pemberian makanan siap santap bagi para lansia, anak terlantar, dan disabilitas ini dimulai tanggal 5 Februari kemarin dan berlangsung sampai 5 Maret 2024 mendatang. Ia juga mengingatkan agar menu makanan yang disalurkan kepada penerima bantuan memperhatikan kondisi kesehatan, kebersihan dan gizi yang mencukupi.
Bupati juga meminta makanan dikonsultasikan kepada puskemas di wilayah masing-masing.
“Diharapkan makanan yang disalurkan dalam keadaan fresh, yang dimasak ‘dadakan’, yang tentunya mengandung gizi yang baik. Jangan sampai ada kesalahan bisa viral nanti,” ucap Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.
Sementara itu, Lurah kalurahan Petir, Rongkop Sarju mengatakan, di wilayahnya terdapat 107 penerima manfaat program Bantuan Sosial Permakanan tersebut.
“Untuk Rongkop makanan dimasak oleh kader posyandu, PKK dimasak secara bergantian mereka memanfaatkan dapur kalurahan sekaligus menyimpan bahan makanan, ada 5 kurir yang melakukan penyaluran ke setiap lokasi,” kata Sarju.
-
Uncategorized3 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
