Kriminal
Pencurian Kian Marak, Karyawan Toko Kemalingan di Siang Bolong
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus pencurian selama Bulan Ramadhan ini memang patut diwaspadai. Jumat (23/04/2021) kemarin, karyawan Toko Perabot Kinara Indri Prabawati (22) warga Tanggulangin (03/08), Genjahan, Ponjong disatroni pencuri yang bermodus sebagai pembeli.
Kapolsek Ponjong, Kompol Sudono mengatakan, kejadian ini bermula pada siang kemarin sekitar pukul 12.45 WIB, terdapat seorang perempuan dengan usia sekitar 50 tahun datang ke toko korban. Perempuan tersebut mengendarai sepeda motor jenis Honda dengan nomor polisi yang terpasang B-4753-MHW.
Tak lama berselang, perempuan tersebut masuk ke dalam toko Indri. Ia lantas menanyakan kepada Indri almari plastik lima tingkat. Indri kemudian melakukan pengecekkan terhadap lemari tersebut.
“Saat melakukan pengecekkan, korban lengah, di meja kasir ada dompet berwarna coklat yang di dalamnya terdapat uang tunai dan surat berharga,” papar Sudono Sabtu (24/04/2021).
Sudono mengatakan, setelah melakukan pengecekkan stok, perempuan tersebut sudah tidak ada di tempat. Indri kemudian melakukan pengecekkan terhadap barang berharganya.

“Ternyata benar, dompet berisi uang senilai Rp 700 ribu serta surat berharga seperti KTP, BPJS, ATM surat emas dan lainnya hilang,” terang Sudono.
Sebelumnya, Indri tak mencurigai gelagat mencurigakan pelaku. Namun, ia sempat memfoto kendaraan pelaku.
“Setelah dilaporkan ke Mapolsek Ponjong, kami kemudian datang melakukan olah TKP. Pelaku sendiri sama sekali tidak meninggalkan jejak,” jelasnya.
Sudono lantas berkoordinasi dengan Samsat untuk melakukan pengecekkan nomor polisi yang digunakan untuk beraksi. Namun, nomor polisi tersebut tidak terdaftar.
“Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan, dari ciri-ciri yang diingat korban pelaku sendiri memiliki tinggi sekitar 150 centimeter, wajahnya berwarna gelap seperti bekas merkuri, saat menjalankan aksinya pelaku menggubakan jilbab dan memakao celana jeans biru yang bolong di bagian dengkul,” ungkap Sudono.
Atas rentetan tindakan kriminalitas di wilayah hukum Polres Gunungkidul tak terkecuali Polsek Ponjong, Sudono mengimbau masyarakat selalu waspada. Terlebih di saat jam tarawih, sahur atau saat beraktivitas di sawah.
“Rumah harus dalam keadaan selalu terkunci jika ditinggalkan, sepeda motor kalau dibawa ke sawah harus dikunci dan ditempatkan di lokasi yang selalu bisa dipantau, karena angka kriminalitas cukup tinggi menjelang lebaran,” ujar Sudono.
Sejauh ini, ia juga sudah melakukan tindakan preventif, misalnya saja melakukan patroli di jam-jam rawan di sejumlah ruas, bahkan juga rumah kosong. Ia juga berkoordinasi dengan dukuh di Kapanewon Ponjong untuk mengingatkan warganya untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Perlu diingat, kejatahatan juga karena ada kesempatan, kami minta masyarakat tidak lengah,” tandas Sudono.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
