Connect with us

Sosial

Pendapatan BUMDes Berkembang, Pemdes Pampang Berikan Santunan Kepada Warganya Yang Meninggal dan Miskin

Diterbitkan

pada

Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, patut berbangga terhadap pemerintah desa di mana mereka tinggal. Pasalnya, selain penyaluran bantuan dari pusat, pemerintah desa juga memiliki sejumlah program yang memihak kepada masyarakat. Salah satu yang saat ini sedang digencarkan adalah pemberian santunan kepada warganya yang meninggal dunia. Selain itu, warga kurang mampu menerima bantuan dari pamong desa satu kali dalam satu bulan. Yang menarik, dana yang digunakan tersebut bersumber dari pendapatan desa setempat.

Kepala Desa Pampang, Iswandi mengatakan, pemerintah desa memiliki program memberikan santunan kepada setiap warganya yang meninggal dunia. Dana tersebut diambil dari dana sosial yang memang telah disiapkan pemerintah desa.

Berita Lainnya  43 Tahun Berdayakan UMKM Gunungkidul, Koperasi Marsudi Mulyo Terus Berinovasi

“Mekanismenya nanti dukuh melaporkan adanya warga yang meninggal itu kemudian melalui kaum dan dicairkan ke bendahara,” kata Iswandi, Rabu (13/03/2019).

Ia mengatakan, selain warga yang meninggal dunia, pihaknya juga memberikan santunan kepada warganya yang mengalami opname di rumah sakit. Tak hanya itu, kadang kala pihaknya juga memberikan pelayanan transportasi ke tempat pengobatan kepada masyarakat kurang mampu.

“Mekanismenya juga sama, pak dukuh mendata dan malaporkan warga yang sakit kemudian dari desa memberikan santunan,” terang dia.

Tak hanya uang santunan, pemerintah desa juga mengajak warga yang lebih mampu untuk memberikan sembako kepada warga lain yang masih kurang. Dalam pembagian tersebut dilakukan setiap hari jumat minggu ke 3.

Berita Lainnya  Sultan: People Power Masih Jauh, Kapolres Ancam Bubarkan Aksi Massa Tanpa Izin

“Warga dan pamong desa mengumpulkan sembako. Nantinya pada minggu ke 3, atau kita menyebut Jumat Berkah ini kita bagikan kepada 10 warga kurang mampu di Desa Pampang,” kata dia.

Perangkat desa dan anggota kepolisian menyambangi warga miskin

Program tersebut dilakukan lantaran adanya peningkatan pendapatan desa dari berbagai sektor yang ada. Sejak 2017 kemarin, Desa Pampang sendiri telah membentuk BUMDes. Selama dua tahun terakhir, pendapatan yang masuk pun tergolong meningkat.

“Dulunya pendapatan desa hanya berkisar Rp 8 juta, tapi sekarang sudah Rp 20 juta sekian,” imbuh dia.

Peningkatan pendapatan yang scukup signifikan tersebut tidak lepas dari pengelolaan Desa Pampang menjadi desa ekowisata. Selama ini, Desa Pampang telah mampu mengembangkan potensi yang ada di wilayah tersebut.

Berita Lainnya  Tanpa Publikasi, Masjid Agung Al Ikhlas Gelar Sholat Ied Berjamaah

“Kami menyediakan paket wisata ada jelajah desa, konservasi burung, river tubing, outbond, camping. Bebraapa fasilitas seperti tempat rapat home stay dengan hiburan-hiburan kita berikan,” terang dia.

Selama ini dalam perkembangannya, Pampang juga sudah menjadi lokasi kunjungan. Belum lama ini, wisatawan dari Malaysia juga mendatangi Pampang untuk sekedar melihat atau bahkan belajar dari beberapa potensi yang ada.

“Kemarin berkunjung ke kerajinan perak, budi daya jamur, ke lokasi konservasi dan juga berkunjung ke tempat wisata,” terang dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata20 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler