Pemerintahan
Penerapan New Normal, Pemerintah Mulai Persiapkan Penyelenggaraan Kembali Car Free Day
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Car Free Day di Kabupaten Gunungkidul di masa new normal masih terus digodok. Sebelum masa pandemi, CFD menjadi salah satu titik keramaian di kawasan Kota Wonosari. Setiap hari Minggu pagi, ruas jalan di bagian barat Alun-alun Wonosari memang layaknya pasar tumpah. Banyak pedagang berjualan, masyarakat banyak pula yang berdatangan untuk olahraga atau sekedar membeli barang.
Kepala Sub Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Gunungkidul, Eko Nurcahyo memastikan, Car Free Day belum dibuka hingga masa tanggap darurat covid19 di DIY pada 31 Juli 2020 mendatang berakhir. Pihaknya hingga kini terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain berkaitan dengan persiapan pembukaan kembali CFD.
“Karena ini memang lintas sektoral tadi kebetulan kami menjadi koordinator, ada kepolisian, Pol PP, Dishub, Dispertan, Disperindag. Minggu lalu kami masih koordinasi,” ujarnya kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (06/07/2020).
Menurutnya, saat ini pemerintah sedang melakukan persiapan seperti pendataan pedagang, kemudian lokasi parkir dan prosedur pelaksanaan CFD. Harapannya, begitu CFD kembali dioperasikan, protokol covid19 tetap dipatuhi.
“Jadi masih kita matangkan koordinasinya, tapi kami juga menunggu regulasi gubernur, kalau masa tanggap darurat belum selesai ya kami belum buka CFD,” imbuh Eko.
Sementara itu Kepala Bidang Pasar Ari Setyawan menambahkan, pihaknya saat ini melakukan pendataan jumlah pedagang di CFD. Pihaknya juga tengah melakukan penghitungan ulang yang berkaitan dengan jarak antar pedagang satu dan yang lainnya.
“Supaya social distancing tetap terjaga dan tidak terjadi kerumunan seperti sebelum pandemi,” ujar Ari.
Pihaknya juga saat ini tengah mempersiapkan fasilitas cuci tangan di sejumlah titik strategis. Hal ini untuk mencegah penyebaran covid19.
“Kami juga sedang mempertimbangkan lokasi, jumlah pedagang dan jumlah pengunjung,” papar dia.
Sementara itu, Seksi Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji memastikan, jika CFD dibuka, pihaknya akan menerapkan aturan di mana kendaraan pengunjung tidak akan diperbolehkan merangsek ke lokasi CFD. Hal ini lantaran memang, lapak-lapak pedagang ke depan akan diperenggang sehingga diperkirakan tidak akan ada space parkir di seputaran jalur CFD. Ia mengatakan, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 45 tahun 2020, Pihaknya bertanggung jawab tentang kelancaran lalulintas dan perparkiran
“Kami menyiapkan dan sudah mengkoordinir pengelola perparkiran berkaitan pengalihan area parkir dari ruas jalan masjid ke beberapa kantong parkir,” jelas Bayu.
Juga, lanjut Bayu, pihaknya telah menyiapkan penambahan beberapa barikade untuk mendukung bersama kepolisian dalam hal penutupan dan pengalihan arus lalu lintas. Nantinya selain mengatur penutupan utk semua jenis kendaraan bermotor pada pukul 06.00-08.00 WIB.
“Kami juga mengatur pedagang akan ditempatkan di satu sisi sebelah barat jalan mulai dari simpang tiga Pegadaian sampai simpang tiga Tamkul,” beber Bayu.
Kemudian, untuk sisi timur dibebaskan dari pedagang untuk memberikan ruang untuk yang melaksanakan olahraga. Menurutnya, saat ini OPD pengampu sedang mendata dan akan melaksanakan penataan.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
