fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Penerima Bantuan PKH Yang Meninggal Dunia Bisa Diahliwariskan, Begini Prosesnya

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan. Melalui program ini, keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan dana dari pemerintah. Namun yang belum banyak diketahui, dalam program ini, jika penerima PKH meninggal dunia, maka kemudian dapat digantikan oleh ahli warisnya. Sehingga, dana yang cair nantinya masih dapat dinikmati keluarga tersebut.

Kordinator PKH Kabupaten Gunungkidul, Suro Tri Wibowo mengatakan, sebelum dialihkan ke ahli waris, keluarga KPM yang meninggal dunia harus mengurus sejumlah prosedur. Adapun proses kepengurusan perpindahan penegang hak penerima PKH didahului dengan adanya akta kematian dari pemerintah bahwa penerima bantuan PKH telah meninggal dunia. Selanjutnya, calon ahli waris harus mendapatkan surat keterangan dari desa bahwa yang bersangkutan merupakan ahli waris dari KPM yang meninggal tersebut.

Berita Lainnya  Absensi Dengan Fitur Mobsi Akan Mulai Penuh Diberlakukan, Pemkab Incar ASN Yang Tak Disiplin

"Kemudian nanti mencari surat rekomendasi ke kecamatan. Setelah itu data dimutahirkan dan jika komponen diurusi orang lain dalam keluarga itu, maka pengurus keluarganya diganti," kata Suro, Jumat (30/03/2018) siang.

Dikatakan Suro, untuk di Gunungkidul sendiri masih belum banyak masyarakat yang paham betul terkait mekanisme tersebut. Sebab penerima PKH tidak bisa dialihkan kepada orang lain.

"Bisanya ya hanya diahliwariskan, kalau dialihkan tidak bisa," imbuh dia.

Sebagai informasi, pada tahap pertama, penerima PKH di Gunungkidul ada 51.347 warga. Setiap penerima nantinya akan mendapatkan bantuan uang tunai sebanyak empat kali dalam satu tahun.

"Ada yang Rp 2 juta dan ada yang Rp 1,8 juta itu dibagi empat kali pencairan," pungkas dia.

Berita Lainnya  Jamin Netralitas Dalam Pemilu, Akun Media Sosial ASN Akan Dipatroli

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler