fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pengajuan Anggaran Disetujui Kementrian, Pasar Munggi Akan Segera Direvitalisasi

Diterbitkan

pada tanggal

Semanu,(pidjar.com)–Pasar Munggi yang terletak di Desa Semanu, Kecamatan Semanu akan direvitalisasi pemerintah. Saat ini, dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul tengah melakukan penyususunan sejumlah dokumen pendukung sebagai kelengkapan yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat. Mengingat nantinya, anggaran yang digunakan untuk proses revitalisasi ini bersumber dari dana pusat.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Virgilio Suryano menuturkan, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengusulkan revitalisasi pasar Munggi. Dana miliaran rupiah diusulkan untuk perbaikan bangunan di pasar terbesar yang berada di Kecamatan Semanu ini. Kemudian angin segar muncul, di mana pengajuan yang dilakukan oleh pmerintah kabupaten ternyata dikabulkan oleh pemerintah pusat.

Namun demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti nominal yang akan digelontorkan oleh pemerintah pusat ke kabupaten berkaitan dengan proyek ini. Sejumlah proses dan taha[an mulai dilakukan oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul untuk menunjang program ini.

“Belum lama ini sudah dilakukan peninjauan lokasi yang direncanakan akan direvitalisasi,” ungkap Virgilio, Selasa (02/06/2020).

Berkaitan dengan anggaran, menurutnya saat ini masih dalam proses. Di mana ada perubahan dan masih menunggu review dari Inspektorat Jenderal Kementerian Perdagangan. Berkaitan dengan pelaksanaannya, dari dinas pun juga belum bisa berkomentar banyak lantaran masih menunggu waktu yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Ari Setiawan menambahkan, rencananya jika anggaran tersebut turun akan digunakan untuk membangun kios yang berada di sebelah timur dan membangun los bagian barat tepatnya di bagian belakang.

“Kita mengacu pada anggaran yang turun nantinya,”kata Ari Setiawan.

Dalam revitalisasi ini, konsep yang diterapkan pada prototype yang diterbitkan oleh Kemendag. Sehingga diharapkan nantinya juga dilakukan perbaikan dalam management pengelolaan dan pengoptimalan daya tampung bagi pedagang atau UKM.

“Masih belum bisa banyak matur mengenai rencana program ini. Nanti pengelolaan ada di Disperindag kemudian pemanfaatannya untuk pedagang pasar yang terenovasi atau pedagang lama yang terkena dampak pembangunan,” tambahnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler