Pemerintahan
Pengajuan Anggaran Disetujui Kementrian, Pasar Munggi Akan Segera Direvitalisasi
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pasar Munggi yang terletak di Desa Semanu, Kecamatan Semanu akan direvitalisasi pemerintah. Saat ini, dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul tengah melakukan penyususunan sejumlah dokumen pendukung sebagai kelengkapan yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat. Mengingat nantinya, anggaran yang digunakan untuk proses revitalisasi ini bersumber dari dana pusat.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Virgilio Suryano menuturkan, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengusulkan revitalisasi pasar Munggi. Dana miliaran rupiah diusulkan untuk perbaikan bangunan di pasar terbesar yang berada di Kecamatan Semanu ini. Kemudian angin segar muncul, di mana pengajuan yang dilakukan oleh pmerintah kabupaten ternyata dikabulkan oleh pemerintah pusat.
Namun demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti nominal yang akan digelontorkan oleh pemerintah pusat ke kabupaten berkaitan dengan proyek ini. Sejumlah proses dan taha[an mulai dilakukan oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul untuk menunjang program ini.
“Belum lama ini sudah dilakukan peninjauan lokasi yang direncanakan akan direvitalisasi,” ungkap Virgilio, Selasa (02/06/2020).
Berkaitan dengan anggaran, menurutnya saat ini masih dalam proses. Di mana ada perubahan dan masih menunggu review dari Inspektorat Jenderal Kementerian Perdagangan. Berkaitan dengan pelaksanaannya, dari dinas pun juga belum bisa berkomentar banyak lantaran masih menunggu waktu yang ditentukan oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Ari Setiawan menambahkan, rencananya jika anggaran tersebut turun akan digunakan untuk membangun kios yang berada di sebelah timur dan membangun los bagian barat tepatnya di bagian belakang.
“Kita mengacu pada anggaran yang turun nantinya,”kata Ari Setiawan.
Dalam revitalisasi ini, konsep yang diterapkan pada prototype yang diterbitkan oleh Kemendag. Sehingga diharapkan nantinya juga dilakukan perbaikan dalam management pengelolaan dan pengoptimalan daya tampung bagi pedagang atau UKM.
“Masih belum bisa banyak matur mengenai rencana program ini. Nanti pengelolaan ada di Disperindag kemudian pemanfaatannya untuk pedagang pasar yang terenovasi atau pedagang lama yang terkena dampak pembangunan,” tambahnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
