fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pengemudi Mobil Kabur Usai Senggol Pemotor Hingga Masuk Kolong Truk, Polisi Cek CCTV

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Nasib apes dialami oleh Heru Nurbiyanto (57) warga Gambiran, Umbulharjo, Yogyakarta, Sabtu (12/09/2020) siang tadi. Pasalnya, sepeda motor yang ia kendarai ketika hendak bekerja justru ditabrak oleh sebuah mobil di jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di Padukuhan Ngepung, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk. Selain mengalami luka patah tulang dan kerusakan sepeda motor, ia harus menanggung sendiri segala kerugian yang ia alami karena penabrak melarikan diri.

Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan melalui, Anggota Unit Laka Lantas, Aipda Panggih Sasongko mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kala itu, Heru melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta menggunakan sepeda motor Honda Beat AB 6708 XH.

Berita Lainnya  Jatuh dari Tebing, Lansia Ditemukan Terapung Tak Bernyawa

“Ia memang warga Umbulharjo, tapi sekarang tinggalnya di Bogor, Playen. Niatnya memang untuk pergi ke Yogyakarta untuk berangkat kerja,” jelas Panggih, Sabtu siang.

Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Masjid Al Ihsan ia berusaha menghindari truk yang sedang berhenti dengan membelokan kendaraan melebar ke kanan. Namun dari arah belakang, turut pula melaju mobil Carry yang tak diketahui identitasnya dan menyenggol sepeda motor yang dikendarai Heru.

“Senggolan dari belakang, sepeda motor itu kemudian masuk ke kolong truk bagian belakang ban. Jadi tidak terlindas,” beber Panggih.

Bukanya menolong, pengemudi mobil yang menabrak pemotor itu justru pergi meninggalkannya begitu saja. Korban sempat tergeletak beberapa saat karena meringis kesakitan akibat luka patah tulang di tangan kirinya.

Berita Lainnya  Belok Sembarangan, Pasutri Lansia Luka Serius Ditabrak Motor

“Jadi ini kasus tabrak lari, pemotor mengalami luka patah tulang tangan kiri dan dibawa ke RS Nur Rohmah, Playen,” jelas Panggih.

Panggih menjelaskan, terkait dengan pelaku yang melarikan diri itu pihaknya akan melakukan penelusuran. Meski diketahui bahwa saat peristiwa berlangsung tidak ada saksi mata, petugas akan berusaha mengecek CCTV di ruas jalan itu.

“Saksi mata yang melihat langsung tidak ada, kita upayakan cek CCTV di sepanjang jalan Jogja-Wonosari,” pungkas dia.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler