Connect with us

Sosial

Pengemudi Mobil Yang Terbakar Akhirnya Meninggal Dunia, Tanjakan Bundelan Tahun Ini Telan 2 Nyawa

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tanjakan Bundelan yang menghubungkan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dengan Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen menjadi jalur tengkorak yang menakutkan. Di lokasi tersebut, hanya dalam satu tahun ini ada 4 kecelakaan fatal yang terjadi jalur tersebut. Dari sejumlah kejadian tersebut, dua orang korban bahkan harus kehilangan nyawanya.

Kanit Laka Lantas, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan mengatakan, pada tahun ini terdapat 4 kecelakaan lalu lintas di Jalan Bayat-Jurangjero atau kerap dikenal dengan nama Tanjakan Bundelan. Terakhir, sebuah mobil Mitsubishi Colt bernopol AA 1751 PE terbakar usai menabrak tebing di tanjakan ini pada 1 Desember 2019 silam. Sebelumnya, mobil yang berjenis open cup ini mengalami rem blong ketika sedang menuruni bagian curam dari tanjakan ini. Pengemudi lantas menabrakkan mobil ke tebing di kiri jalan yang kemudian berakhir dengan terbakarnya mobil tersebut. Tiga orang penumpang yang terdiri dari pengemudi dan 2 orang kernet sempat terbakar api yang membesar dari bagian mesin ini. Sang pengemudi bahkan mengalami luka bakar hingga 85% dan langsung mengalami kritis.

Berita Lainnya  Jagal Sapi Warga Semin Ditetapkan Suspect Anthraks

“Dalam kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka bakar. Pengemudi mobil atas nama Wawan Apriyanto (23) warga Dusun Bogem, Desa Bogem, Kecamatan Klaten, Jawa Tengah akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat kurang lebih 1 minggu di rumah sakit akibat luka bakar parah,” terang Soni, Rabu (18/12/2019).

Kemudian kecelakaan lainnya yang menyebabkan korban meninggal dunia yakni terjadi pada Mei 2019 silam. Dalam peristiwa tersebut, satu unit bus bernomor polisi AB 7561 AK yang berisi sekitar 35 orang wisatawan dari Demak, Jawa Tengah terguling saat hendak menuju ke salah satu Pantai di Kabupaten Gunungkidul. Namun sesampainya di lokasi, bus yang tak kuat menanjak kemudian terguling.

Berita Lainnya  Aroma Pungli Dalam Pengelolaan Reservoir Air Bantuan Kementrian di Temuireng

“Dalam kejadian tersebut, 1 orang meninggal dunia akibat terjepit bodi bus,” papar dia.

Lebih lanjut dikatakan, selain kecelakaan tersebut terdapat dua kecelakaan lainnya. Namun beruntung tidak sampai menelan korban jiwa dan hanya mengakibatkan korban luka.

“Totalnya ada 4 kejadian yang terdiri dari 3 kasus kecelakaan roda empat atau lebih, dan hanya satu yang menimpa kendaraan roda dua,” ungkap Soni.

Ia menjelaskan, sejumlah faktor menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas di lokasi ini. Selain kontur jalan yang berliku serta tanjakan tinggi, faktor kondisi kendaraan juga menjadi pemicunya. Untuk dapat melalui tanjakan ini, memang diperlukan kendaraan yang sehat.

Menurut Soni, dengan tingkat kerawanan yang tinggi tersebut, Tanjakan Bundelan memang menjadi perhatian dari pihaknya. Sejumlah upaya dilakukan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di lokasi ini. Saat ini, dari Satlantas Polres dan Dinas Perhubungan Gunungkidul telah m memasang rambu peringatan di jalur tersebut.

Berita Lainnya  Polemik Anggaran Rapid Tes Ribuan Petugas, Ini Penjelasan KPU dan RSUD Wonosari

“Kalau untuk melarang kendaraan roda empat nampaknya sulit, tapi sudah ada rambu peringatan di jalur tersebut,” kata dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Anang ketika dihubungi pidjar-com-525357.hostingersite.com mengaku belum memantau kembali usulan dari Kasat Lantas lama, AKP Mega Tetuko yang telah menyurati google untuk menghapus jalur itu. Namun pihaknya akan terus melalukan upaya antisipasi agar tidak lagi terjadi kecelakaan.

“Nanti kita cek sudah dihapus belum. Kita juga akan pasang rambu-rambu peringatan agar hati-hati di jalan,” ungkap Anang.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler