Sosial
Terjunkan Pengamanan Khusus, Kapolres Jamin Tak Akan Ada Lagi Kelompok Wisatawan Berbuat Onar di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jalur wisata pantai selatan dan jalur masuk utama Gunungkidul menjadi perhatian khusus jajaran Polres Gunungkidul dalam menyambut libur natal dan tahun baru 2020. Ramainya kedua jalur tersebut membuat potensi terjadinya gangguan kamtibmas berupa bentrokan kelompok massa seperti yang terjadi di wilayah Panggang beberapa waktu lalu cukup tinggi. Apalagi, pada masa libur akhir tahun seperti ini, diperkirakan akan banyak komunitas yang menginisiasi kegiatan di obyek wisata khususnya pantai.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan menjelaskan, untuk jalur wisata, pihaknya menekankan pengamanan khusus. Jajaran Polsek yang dilalui oleh jalur tersebut telah diperintahkan untuk selalu waspada. Selain itu, patroli rutin diharapakan selalu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar kelompok wisatawan di wilayah Gunungkidul.
“Kita perintahkan jajaran Polsek untuk meningkatkan patroli menjelang libur Natal dan Tahun Baru di seluruh jalur wisata,” Rabu (18/12/2019).
Selain kepada jajaran Polsek, Kapolres juga memerintahkan jajaran Satreskrim, Satsabhara dan Satintelkam untuk melakukan backup. Jika nantinya terjadi gesekan, satuan-satuan tersebut diwajibakan untuk langsung terjun melakukan pengamanan dan pengkondisian situasi.
Agus sendiri meminta seluruh pihak untuk tetap tenang dan nyaman berwisata ke Gunungkidul. Pihaknya menjamin bahwa keamanana wisatawan maupun pengguna jalan menjadi prioritas utama jajaran kepolisian. Bahkan Agus menyebut bahwa dengan penanganan khusus ini, bentrokan antar wisatawan tidak akan lagi terjadi di Gunungkidul.

“Kita siapkan personel-personel untuk bisa sigap dalam mengambil tindakan,” ungkapnya.
Selain itu, Kapolres juga mengklarifikasi bahwa bentrokan antar wisatawan beberapa waktu lalu bukanlah bagian dari genk klitih seperti bagaimana yang tersebar di media sosial. Dirinya menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tak perlu khawatir.
“Bukan klitih, hanya gesekan antar kelompok wisatawan yang mau berlibur ke Gunungkidul,” kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Panggang, AKP Mujiman menambahkan, pasca terjadinya gesekan antar wisatawan di wilayahnya, pihaknya saat ini menggiatkan patroli sebagai deteksi dini terjadinya gangguan kamtibmas. Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar berperan serta aktif jika melihat kejadian atau tindakan yang sekiranya membahayakan masyarakat.
“Tidak hanya bentrokan wisatawan, tapi apa saja yang mencurigakan atau ada kejadian silahkan lapor, kami siap dan akan turun ke lokasi secepatnya,” pungkas Mujiman.
-
Kriminal4 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa4 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Sosial1 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan3 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized1 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized4 hari yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan6 hari yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
