Pemerintahan
Penggarapan Molor Berbulan-bulan, Talud Baron Dilaporkan Telah Rampung Dikerjakan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa waktu terakhir, pembangunan talud di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari ramai diperbincangkan berbagai kalangan. Sebab pembangunan dengan anggaran miliar rupiah tersebut sampai batas waktu yang ditentukan tidak kunjung selesai. Bahkan, pemerintah sampai memberikan 2 kali perpanjangan kepada pihak rekanan untuk dapat menyelesaikan proyek tersebut.
Potensi masalah yang rawan muncul dalam proses penggarapan proyek Talud Baron ini, pengawasan dari berbagai pihak juga dimaksimalkan. Dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul khususnya Komisi C turun langsung dalam pengawasan atas pembangunan infrastruktur tersebut. Bahkan kabar yang beredar, aparat penegak hukum juga turun langsung dalam pengawasan dan pengumpulan data lapangan.
Rabu (06/10/2021) silam, Komisi C kembali melakukan pemanggilan terhadap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul dan pihak lain untuk memaparkan progress pembangunan talud baron. Dalam pertemuan tersebut, BPBD mengklaim bahwa pembangunan talud telah berhasil diselesaikan.
Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto mengungkapkan pihaknya telah mendapatkan pemaparan tentang progress pembangunan talud Baron. Sebagaimana disampaikan oleh BPBD, saat ini sudah 98 persen pembangunan talud telah berhasil dirampungkan. Sedangkan 2 persen yang masih belum terselesaikan ini berkaitan dengan pemindahan pengaman di talud sebelah barat agar tidak membahayakan dan agar tidak tergerus arus.
“Kalau fisik tadi dilaporkan sudah selesai, tinggal pemindahan pengaman ke sisi barat itu saja, ini sedang dikomunikasikan antara penggarap dengan nelayan setempat. Sebab memang perlu adanya alat berat masuk dan harus menggeser kapal-kapal nelayan,” ucap Dhemas, Kamis (07/10/2021).

Ia berharap pembangunan talud ini segera diselesaikan agar semuanya beres dan dapat berfungsi dengan baik. Mengingat sekarang ini sudah mendekati musim penghujan. Dirinya juga tidak menampik bahwa ada keluh kesah berkaitan dengan adanya beberapa orang yang belum dibayarkan hak mereka. Namun demikian ia berharap dari pihak rekanan segera melakukan penyelesaian atas hal tersebut.
“Memang ada yang demikian (belum dibayar), saya harap dari pihak sana segera membayarkan. Ini berkaitan dengan persoalan sosial. Kalau untuk anggaran sudah saya tanyakan, 75 persen sudah cair,” paparnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, dalam waktu dekat Komisi C akan mengecek secara langsung di lapangan. Adanya kejadian semacam ini, yang mana proyek tidak selesai tepat waktu ia berharap menjadi pembelajaran bersama agar nantinya tidak ada lagi proyek yang molor dan bahkan terancam putus kontrak.
Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan talud baron digagas oleh BPBD Gunungkidul dengan anggaran senilai 2,8 miliar rupiah. Seharusnya jika sesuai sesuai dengan kontrak yang berlaku, PT Hasmah Mattujuh Tujuh harus menyelesaikan pengerjaannya pada 27 Juni 2021 lalu. Namun ternyata pada saat itu tidak selesai dan baru selesai pada bulan ini.
Kemudian dilakukan perpanjangan pengerjaan selama 50 hari sampai 16 Agustus lalu. Pada masa perpanjangan ini, prosesnya kembali tidak selesai. Sehingga dilakukan pemberian kesempatan lagi kepada rekanan agar menyelesaikan pembangunan tersebut. 30 hari kesempatan telah diberikan dan rekanan dikenakan sanksi denda 1 per 1000 dari nilai kontrak per harinya.
Informasi yang berhasil dihimpun, untuk pengerjaan proyek ini memang agak rumit. Di mana beberapa waktu lalu pembayaran upah pekerja sempat molor hingga 1 bulan. Kemudian sampai dengan sekarang ini ada beberapa suplier material, sewa alat dan lainnya belum terbayarkan.
Sementara itu, Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengungkapkan bahwa proyek pembangunan talud baron fisiknya sudah rampung.
“Sudah rampung,” ucapnya singkat.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
