fbpx
Connect with us

Kriminal

Penipu Yang Mengaku Petugas Taspen Jarah Uang Jutaan Milik Pensiunan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Malang nian nasib Sudarti (82), pensiunan warga Padukuhan Jeruk RT 03 RW 10 Desa Kepek, Kecamatan Wonosari ini harus merugi hingga jutaan rupiah. Wanita renta ini ditipu mentah-mentah oleh seorang lelaki tak dikenal yang mengaku sebagai petugas TASPEN Yogyakarta. Tak hanya uang tunai senilai Rp 2 juta, korban juga harus kehilangan saldo dalam ATMnya senilai Rp 6 juta.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (02/04/2019) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu Sudarti kedatangan seorang tamu yang mengaku merupakan petugas TASPEN Yogyakarta.

Kedatangan lelaki yang mengaku bernama Tora itu menyampaikan maksudnya untuk mengganti kartu ATM pensiunan milik Sudarti. Sebagai biaya persekot, Sudarti dimintai uang senilai Rp 2 juta yang nantinya dijanjikan Tora dapat diambil pada Kamis (04/04/2019).

Berita Lainnya  Edarkan Pil Koplo, 2 Pemuda Ponjong Dibekuk Polisi

Tanpa menaruh rasa curiga, Sudarti dengan lugu memenuhi permintaan pelaku. Pun demikian ketika pelaku meminta ATM BTN miliknya.

“Pelaku juga meminta sidik jari korban yang disimpan pelaku menggunakan handphone dengan cara ditempelkan di handphone pelaku,” kata Riko, Rabu (03/04/2019).

Setelah itu, lanjut Riko, lelaki yang mengaku petugas itu berpamitan kepada korban. Tak selang lama, korban baru sadar bahwa dirinya menjadi korban penipuan.

“Korban bersama saksi, Jumilah (65) warga Bendungan, Karangmojo mendatangi bank BTN Wonosari. Di sana kecurigaan itu terjawab, uang Rp 6 juta milik korban telah lenyap,” ucap Riko.

Riko menambahkan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Wonosari. Saat ini pihak kepolisian tengah mendalami kasus tersebut.

Berita Lainnya  Berkedok Membeli Tanah, Dukun Jadi-jadian Sikat Puluhan Juta hingga Perhiasan

Dari hasil keterangan korban, pelaku memiliki ciri-ciri berperawakan tinggi besar dengan kulit hitam, mengenakan jaket coklat, sepatu hitam dan celana hitam. Pelaku diduga berusia 30 tahun dengan tinggi badan sekitar 170 cm.

“Pelaku saat ini masih dalam lidik. Kita himbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Terlebih kepada orang yang tak dikenal,” pungkas Riko.

Klik untuk Komentar

Berita Terpopuler