Kriminal
Jarah Barang Elektronik dan Perhiasan, Tahanan Kasus Narkoba Harus Kembali Berurusan Dengan Polisi
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–AW (26) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong nampaknya harus pusing tujuh keliling. Belum selesai proses hukumnya lantaran kasus narkoba, ia kembali berurusan dengan pihak kepolisian atas kasus pencurian dengan pemberatan. Kasus pencurian yang melibatkan AW sendiri berhasil diungkap oleh jajaran Unit Rekrim Polsek Ponjong bersama dengan Unit Opsnal Satreskrim Polres Gunungkidul setelah yang bersangkutan dijebloskan selama beberapa waktu di rumah tahanan klas IIB Wonosari.
Panit Reskrim Polsek Ponjong, Ipda Sumiran mengatakan, sejak akhir Oktober 2018 lalu jajaran Unit Reskrim Polsek Ponjong tengah mendalami kasus pencurian yang dialami Linawati warga Trengguno Lor, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong. Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang elektronik, emas seberat 20gram dan dua buah jam tangan dengan merk Sophie Martin berhasil dicuri. Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai 15 juta.
Penyelidikan panjang itu akhirnya membuahkan hasil setelah polisi mendapatkan titik terang terkait pelaku pencurian tersebut. Polisi menemukan barang bukti dua buah jam tangan milik Linawati berada di tangan seorang perempuan warga Wonosari. Informasi terus digali hingga pada akhirnya perempuan itu mengaku jika barang itu ia dapat dari AW.
“Kita terus lakukan penyelidikan memang secara keseluruhan pelaku pencurian mengarah pada dia (AW). Pelaku dengan perempuan yang kami temui itu masih ada hubungan kerabat atau keluarga,” terang Ipda Sumiran, Selasa (02/04/2019).
Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian mencari tahu mengenai keberadaan AW. Penelusuran berbuah hasil ketika polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaan AW yang saat ini tengah mendekam di rumah tahanan. Selasa pagi tadi, pihak kepolisian kemudian memintai keterangan dari AW di rumah tahanan. Dalam pemeriksaan yang dilakukan tersebut, AW mengakui telah melakukan pencurian.
Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 2 buah jam tangan merk Sophie Martin, 6 buah cincin emas dengan berbagai jenis, 1 buah anting bewarna kuning, 1 pasang giwang, 1 liontin, dan 2 buah bros yang diketahui milik korban pencurian di wilayah Ponjong pada akhir Oktober 2018 lalu.
“Proses hukum masih terus berlanjut, kami masih lakukan pengembangan atas perkara ini. Tidak menutup kemungkinan ada TKP lain yang dilakukan oleh pelaku,” imbuh Sumiran.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
