Uncategorized
Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Timur Pantai Seruni, Tiga Nelayan Selamat
Tepus,(pidjar.com) — Kecelakaan laut terjadi di kawasan Ngumbul, sebelah timur Pantai Seruni, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Selasa (18/8/2026) sore. Sebuah perahu nelayan terbalik setelah dihantam gelombang tinggi saat hendak menarik jangkar.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, Sunu Handoko Bayu Sagara, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, tiga nelayan berada di atas perahu untuk menarik jangkar.
“Ketika menarik jangkar, tiba-tiba datang ombak tinggi yang menyebabkan perahu terbalik dan ketiga korban terpental,” kata Sunu.
Menurutnya, tak lama kemudian gelombang kedua kembali menghantam perahu hingga posisinya kembali seperti semula. Namun, perahu dalam kondisi penuh air.
“Ketiga korban kemudian berenang mendekati perahu dan berpegangan pada badan perahu sambil menunggu bantuan dari nelayan lainnya,” jelasnya.

Ketiga korban masing-masing Sumar (34) selaku tekong, Yopik (30) sebagai ABK 1, dan Fendi (25) sebagai ABK 2. Ketiganya merupakan warga Piji, Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo.
Sunu menambahkan, setelah menerima laporan sekitar pukul 16.00 WIB, tim SAR bersama nelayan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pertolongan.
“Korban berhasil dievakuasi ke Pantai Nampu dalam kondisi selamat dan baik,” ujarnya.
Selain menyelamatkan korban, petugas bersama nelayan juga melakukan evakuasi terhadap perahu yang sempat tergenang air. Air di dalam perahu dikuras, sementara mesin mengalami kerusakan ringan.
“Untuk membawa perahu, digunakan mesin milik nelayan Pantai Nampu. Selanjutnya perahu bersama korban dibawa menuju Pantai Nampu,” terang Sunu.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp1 juta untuk biaya servis mesin perahu.
Sunu mengimbau para nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di laut agar tetap memperhatikan kondisi gelombang dan cuaca sebelum melaut.
“Keselamatan harus menjadi yang utama. Jika kondisi gelombang tinggi, nelayan diharapkan lebih berhati-hati dan mempertimbangkan untuk tidak melaut,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
