Sosial
Perbaikan Dirampungkan 2 Minggu Sebelum Hari H, Jalur Wonosari-Jogja Dipastikan Dibuka 2 Arah Saat Arus Mudik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Perbaikan besar-besaran yang dilakukan di sejumlah titik di Jalan Wonosari-Jogja dipastikan tidak akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada arus mudik 2018 ini. Pasalnya, perbaikan tersebut dipastikan akan diselesaikan 2 minggu sebelum hari raya. Sebelumnya sempat ada kekhawatiran akan terjadi kemacetan panjang di jalur tersibuk di Gunungkidul tersebut jika nantinya pada saat arus mudik perbaikan belum bisa diselesaikan.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengungkapkan, berdasarkan koordinasi yang telah dilakukan dengan pihak rekanan, proyek perbaikan jalan yang saat ini dilakukan di jalur Desa Putat, Kecamatan Patuk akan selesai pada 14 hari menjelang hari raya. Pihak rekanan sendiri saat ini masih terus mengebut proses perbaikan agar bisa diselesaikan sesuai dengan jadwal.
“Hasil komunikasi dengan PT Soyuren, progress perbaikan jalan cukup positif. Akan diselesaikan 2 minggu sebelum hari raya,” papar Mega, Minggu (27/05/2018) siang.
Diselesaikannya proyek ini membuat nantinya pada saat arus mudik maupun arus balik, jalur Wonosari-Jogja akan bisa dibuka 2 arah. Menurut Mega, hal ini nantinya akan cukup membantu mengurangi beban kemacetan di jalur ini. Sebagaimana diketahui, Jalan Wonosari-Jogja merupakan jalur utama untuk masuk dan keluar dari Kabupaten Gunungkidul. Meski telah ada berbagai jalur alternatif seperti JJLS maupun jalur lainnya, akan tetapi jalur ini tetap akan menjadi jalur utama dengan tingkat kepadatan tertinggi selama arus mudik maupun musim libur lebaran.
“Bisa dipastikan akan dibuka 2 arah saat arus mudik,” lanjutnya.
Sementara terkait jumlah kendaraan yang masuk ke Gunungkidul, Mega mengaku masih belum bisa menjelaskan secara pasti. Meski demikian, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan, setiap tahunnya terdapat kenaikan jumlah kendaraan sebanyak 13%.
“Perkiraan peningkatan jumlah kendaraan juga akan terjadi tahun ini, baik untuk kendaraan pemudik maupun wisatawan,” ucap Mega.
Satlantas Polres Gunungkidul sendiri telah mulai memetakan sejumlah titik yang akan dipadati kendaraan. Selain Jalan Wonosari-Jogja, titik kepadatan juga akan terjadi di jalur wisata. Pihaknya telah mempersiapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas di jalur wisata. Diantara yang telah disiapkan adalah optimalisasi JJLS dan pemberlakuan satu jalur di jalur wisata.
“Mengenai teknisnya bagaimana, akan kita bahas saat rapat koordinasi pada Rabu nanti,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
