fbpx
Connect with us

Sosial

Dampak Corona, Puluhan Job Pekeja Seni Dibatalkan

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Pandemi Corona yang terjadi di berbagai daerah berdampak pada sejumlah sektor. Salah satu yang terdampak yakni para pekerja seni di daerah yang terpaksa membatalkan job manggung mereka lantaran virus yang mulai masuk ke Gunungkidul ini. Dari pemerintah sendiri pun juga kemudian mengambil langkah untuk pensiasati kondisi yang sekarang terjadi.

Bulan-bulan seperti sekarang ini biasanya pekerja seni mulai dari pengrawit, sinden, dalang dan lainnya selalu ramai job manggung. Baik acara pemerintah, masyarakat umum maupun individu. Namun ternyata, masuknya virus Corona ke Gunungkidul dan adanya sejumlah himbauan berkaitan dengan penundaan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang membuat para pekerja seni kehilangan job mereka.

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang seniman ternama Gunungkidul, Niken Sarintem. Sinden yang dikenal dengan gayanya itu mengatakan dampak Covid 19 ini sangat luar biasa bagi para prkerja seni. Pasalnya banyak job baik acara pemerintah, hajatan ataupun syukuran yang dibatalkan sehingga ia dan rekan-rekannya kehilangan pendapatan.

Kondisi ini mulai dialaminya sejak awal Maret 2020 lalu. Satu persatu job yang telah ia terima kemudian dibatalkan, karena pemilik acara mulai sadar mematuhi himbauan pemerintah. Ia pun harus kehilangan puluhan job di berbagai wilayah Gunungkidul.

Maret sampai April itu sekitar 23-25 job yang bensr-benar batal,” kata Niken Sarintem, Minggu (05/04/2020).

Bahkan Mei dan Juni pun juga ada beberapa job yang terpaksa ditunda. Padahal jika berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, selepas Hari Raya Idul Fitri banyak sekali acara yang mengundang pekerja seni.

Kita harus legowo lah. Wong kondisinya juga seperti ini, patuhi himbauan pemerintah. Acara ditunda atau batal dan tetap di rumah sementara waktu,” tambahnya.

Kondisi ini pun tentu berdampak pada pendapatan para pekerja seni yang menjadi tidak menentu bahkan tidak ada pemasukan. Niken sendiri saat ini mengandalkan hasil endorse dan tabungannya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Mengingat meski pemasukan tidaklah seperti biasa kewajiban lain tetap harus dibayarkan.

Semua teman-teman pekerja seni juga mengeluh hal yang sama,” tambahnya.

Disinggung mengenai pendataan pekerja seni yang dilakukan oleh pemerintah ia mengungkapkan jika sangat mendukung. Hal itu perlu dilakukan agar pekerja seni mendapatlan perhatian, mengingat selain untuk mencari pendapatan mereka pun juga turut melestarikan budaya dan potensi yang dimiliki.

Hal serupa juga diungkapkan oleh salah seorang pekerja seni lainnya. Bongky mengatakan jika selama 2 bulan ini ia harus kehilangan belasan job yang sejak beberapa bulan lalu telah ia setujui.

Sekitar 12 job batal. Yo mau gimana lagi, mudah-udahan kondisi ini cepat berlalu,”ujar dia.

Jika dihitung, dari 12 job tersebut ia kehilangan jutaan pendapatan. Padahal saat ini mendekati bulan puasa dan hari raya idul fitri.

Ada sampingan kecil lah, lumayan bisa untuk sambungan sehwri-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, sekaligus Ketua Perpadi Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan selama pandemi ini pihaknya banyak mendapatkan keluhan dari pekerja seni. Dirinya pun terus memberikan support bagi rekan-rekan seniman itu.

Saat ini dewan bersama dinas Kebudayaan tengah melakukan pendataan berapa seniman Gunungkidul dan bagi mereka yang terdampak. Data tersebut nantjnya akan dilaporkan ke Kementerian Kebudayaan.

Mulai pendataan ini. Nanti mereka (seniman) harus mengisi job batal dan kiprah mereka bagaimana di dunia seni. Mudah-udahan ada jalan perhatian dan ini juga sebagai bentuk apresiasi bagi mereka,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler