Connect with us

Sosial

Belum Ada Sarana dan Prasarana Khusus, Rusunawa Karangrejek Masih Belum Ramah Difabel

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bangunan lantai 1 di komplek Rusunawa, Karangrejek, Kecamatan Wonosari sejak awal memang dikhususkan untuk para penyandang difabel. Saat ini, dari 5 kamar yang tersedia, 4 diantaranya sudah dihuni oleh warga masyarakat penyandang disabilitas.

Meski dibangun dengan megah, namun saat ini para penghuni Rusunawa Karangrejek penyandang disabilitas masih mengeluhkan sejumlah sarana dan prasarana yang belum lengkap. Padahal, fasilitas inilah yang nantinya bisa memudahkan mereka dalam mengakses ke dalam ruangan kamar tempat mereka tinggal mengingat keterbatasan fisik yang mereka miliki.

Salah seorang penghuni penyandang difabel, Merza mengaku bahwa secara bangunan, Rusunawa Karangrejek memang cukup bagus, Namun ia mengeluhkan adanya beberapa fasilitas yang masih belum lengkap sehingga membuatnya sangat terkendala ketika hendak beraktifitas. Salah satu yang paling ia rasakan sangat menyiksa adalah ketiadaan akses jalan ramah difabel di Rusunawa Karangrejek. Di sejumlah titik, terdapat jalur yang masih berupa tangga. Hal ini tentunya membuat ia yang memang sehari-hari menggunakan kursi roda cukup kesulitan.

Berita Lainnya  Sempat Terancam Gagal Panen, Petani Terdampak Revitalisasi Bendungan Simo Akhirnya Dapat Solusi

“Untuk keluar dari kompleks Rusunawa sendirian saja saya cukup kesulitan karena kursi roda saya tidak bisa digunakan mengakses jalur berupa tangga tersebut,” kata Merza yang sebelumnya tinggal di Padukuhan Banaran 5, Desa Banaran, Kecamatan Playen.

Hal itu menyebabkan mobilitas yang dilakukannya pun terkungkung. Suasana pagi hari untuk sekedar mencari angin segar disekitar plataran saja sulit didapatkannya.

Dirinya berharap ke depan ada banyak jalan yang dikhususkan untuk kaum difabel. Selain itu, ada baiknya di dalam kompleks Rusunawa juga dibangun fasilitas minimarket. Selama ini, warga setempat, tak hanya dirinya memang harus keluar kompleks untuk sekedar mencari kebutuhan sehari-hari.

Terkait keluhan ini, Kepala UPT Rusunawa Karangrejek, Nurgiyanto memaparkan, pihaknya menyadari perihal masih belum memadainya sejumlah sarana dan prasarana di Rusunawa Karangrejek terhadap kaum difabel.. Meski demikian, pihaknya masih belum bisa berbuat apa-apa untuk menambah sarana dan prasarana tersebut.

Berita Lainnya  Dideklarasikan di Yogyakarta, Jaringan Nasional Indonesia Siap Kawal dan Kritik Kebijakan Pemerintah

Menurut Nurgiyanto, pihaknya cukup terkendala dengan dana pembiayaan lantaran seluruhnya harus dianggarkan di APBD. Sedangkan tahun ini, pihaknya telah mengusulkan oembangunan pagar bumi dan pos satpam yang memang belum ada.

"Kami tidak bisa menjanjikan hal tersebut karena itu menyangkut dana pembiayaan," ujar Kepala UPT Rusunawa, Nurgiyanto.

Ia menambahkan, mengenai fasilitas difabel ini, sejak awal memang hanya ada satu akses yakni diberikan jalan pada lantai satu.

"Sejak pembangunannya dari kementrian memang seperti itu fasilitas bagi difabel hanya berupa jalan yang di depan itu, maka dari itu difabel diberikan kamar yang berada di lantai satu," ungkapnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata19 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler