fbpx
Connect with us

Sosial

Belum Ada Sarana dan Prasarana Khusus, Rusunawa Karangrejek Masih Belum Ramah Difabel

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Bangunan lantai 1 di komplek Rusunawa, Karangrejek, Kecamatan Wonosari sejak awal memang dikhususkan untuk para penyandang difabel. Saat ini, dari 5 kamar yang tersedia, 4 diantaranya sudah dihuni oleh warga masyarakat penyandang disabilitas.

Meski dibangun dengan megah, namun saat ini para penghuni Rusunawa Karangrejek penyandang disabilitas masih mengeluhkan sejumlah sarana dan prasarana yang belum lengkap. Padahal, fasilitas inilah yang nantinya bisa memudahkan mereka dalam mengakses ke dalam ruangan kamar tempat mereka tinggal mengingat keterbatasan fisik yang mereka miliki.

Salah seorang penghuni penyandang difabel, Merza mengaku bahwa secara bangunan, Rusunawa Karangrejek memang cukup bagus, Namun ia mengeluhkan adanya beberapa fasilitas yang masih belum lengkap sehingga membuatnya sangat terkendala ketika hendak beraktifitas. Salah satu yang paling ia rasakan sangat menyiksa adalah ketiadaan akses jalan ramah difabel di Rusunawa Karangrejek. Di sejumlah titik, terdapat jalur yang masih berupa tangga. Hal ini tentunya membuat ia yang memang sehari-hari menggunakan kursi roda cukup kesulitan.

“Untuk keluar dari kompleks Rusunawa sendirian saja saya cukup kesulitan karena kursi roda saya tidak bisa digunakan mengakses jalur berupa tangga tersebut,” kata Merza yang sebelumnya tinggal di Padukuhan Banaran 5, Desa Banaran, Kecamatan Playen.

Hal itu menyebabkan mobilitas yang dilakukannya pun terkungkung. Suasana pagi hari untuk sekedar mencari angin segar disekitar plataran saja sulit didapatkannya.

Dirinya berharap ke depan ada banyak jalan yang dikhususkan untuk kaum difabel. Selain itu, ada baiknya di dalam kompleks Rusunawa juga dibangun fasilitas minimarket. Selama ini, warga setempat, tak hanya dirinya memang harus keluar kompleks untuk sekedar mencari kebutuhan sehari-hari.

Terkait keluhan ini, Kepala UPT Rusunawa Karangrejek, Nurgiyanto memaparkan, pihaknya menyadari perihal masih belum memadainya sejumlah sarana dan prasarana di Rusunawa Karangrejek terhadap kaum difabel.. Meski demikian, pihaknya masih belum bisa berbuat apa-apa untuk menambah sarana dan prasarana tersebut.

Menurut Nurgiyanto, pihaknya cukup terkendala dengan dana pembiayaan lantaran seluruhnya harus dianggarkan di APBD. Sedangkan tahun ini, pihaknya telah mengusulkan oembangunan pagar bumi dan pos satpam yang memang belum ada.

"Kami tidak bisa menjanjikan hal tersebut karena itu menyangkut dana pembiayaan," ujar Kepala UPT Rusunawa, Nurgiyanto.

Ia menambahkan, mengenai fasilitas difabel ini, sejak awal memang hanya ada satu akses yakni diberikan jalan pada lantai satu.

"Sejak pembangunannya dari kementrian memang seperti itu fasilitas bagi difabel hanya berupa jalan yang di depan itu, maka dari itu difabel diberikan kamar yang berada di lantai satu," ungkapnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler