Connect with us

Sosial

Peringatan Nuzulul Quran di Gunungkidul, Kebersamaan Dalam Keberagaman

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan menjadi pemersatu antar elemen masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. Terlebih, peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Sehingga segala bentuk kerenggangan dampak pesta demokrasi dapat dipererat kembali.

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Gunungkidul, Aidi Johansyah dalam peringatan Nuzulul Qur’an dan Hari Kebangkitan Nasional di Bangsal Sewoko Projo mengatakan, Nuzulul Quran kali ini mengangkat tema kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi satu diantara hikmah diturunkannya Al-Quran di muka bumi. Sehingga kerukunan antar umat merupakan hal yang sangat mendasar untuk dilakukan.

“Selain pengajian Nuzulul Quran kali ini juga abertepatan dengan hari kebangkitan nasional, dengan tema tersebut sangatlah pas kita mempersatukan kembali semua elemen masyarakat mulai dari masyarakat, hingga tokoh-tokoh agama. Karena beberapa waktu lalu saat pilpres dan pileg kita berbeda pilihan dan pendapat. Saatnya kini bersatu kembali,” ucap dia, Senin. (20/05/2019).

Lebih lanjut ia menjelaskan, Nuzulul Qur’an sendiri memiliki hikmah yang cukup mendalam menurutnya. Ia beranggapan, Nuzulul Quran sendiri adalah untuk menjalin persaudaraan. Dengan berpuasa seseorang dapat merasakan bagaimana saudaranya yang kelaparan.

Berita Lainnya  Mengenal Jali, Tanaman Dengan Segudang Khasiat Sebagai Pengganti Beras

“Jadi membangun kebersamaan dalam keberagaman adalah hikmah dari Nuzulul Quran, ketika kita berpuasa dan diajak berkelahipun kita harus menolaknya dan mengatakan bahwa kita sedang berpuasa. Dalam pengajian ini kami berkesempatan memberikan bantuan kepada anak yatim dan anak-anak berprestasi di tingkat madrasah,” ucapnya.

Aidi memberikan himbauan kepada masyarakat menjelang pengumuman KPU pada 22 Mei 2019. Menurutnya, semua pihak harus mampu ikhlas dan legowo terhadap hasil yang nantinya akan ditetapkan oleh KPU.

“Kita berharap masyarakat untuk bersabar, serta berlapang dada apapun untuk apapun hasil dari Pemilu 2019, jangan sampai menimbulkan perpecahan putus tali persaudaraan. Kita jalin kembali setelah pemilu ini rasa kesatuan dan persatuan juga persaudaraan antar umat, serta kami harapkan tidak ada people power,” himbaunya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah, dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ali Ridlo, mengatakan pada akhir-akhir ini tantangan kehidupan umat beragama di beberapa tempat di Indonesia semakin berat. Beragam kesalahpahaman dan fanatisme yang berlebihan telah menempatkan masyarakat di tengah-tengah pertikaian segelintir pihak.

Berita Lainnya  Tiga Perwira Polres Dimutasi, Satu Diantaranya Kapolsek Girisubo

“Sebagaimana kita ketahui bersama, akhir-akhir ini, masyarakat seperti lidi yang lepas dari tali pengikatnya sehingga ikut tercerai-berai. Ironisnya, dalam permasalahan seperti ini, agama sebagai sumber kedamaian justru dijadikan alasan untuk saling berkonfrontasi. Dengan melihat situasi seperti ini tentunya sebagai orang yang teguh pada tuntunan Al-Quran dan Sunnah Rasul, kita seharusnya benar-benar memahami dasar serta memegang konsekuensi dari tindakan kita. Jangan sampai kita berbuat sesuatu hanya atas dasar solidaritas atau rasa ewuh pakewuh semata,” ucapnya.

Badingah mengajak masyarakat Gunungkidul bersama-sama berinstrospeksi, sejauh mana peran dan upaya kita dalam pembangunan ini, untuk selanjutnya mengevaluasinya agar usaha kita ke depan lebih optimal, sekaligus saling mendoakan agar kita dapat memainkan peran masing-masing dalam menegakkan pembangunan secara lebih baik.

Berita Lainnya  RSUD Wonosari Telah Rawat Belasan Pasien Suspect Anthraks Dari 2 Kecamatan

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler