fbpx
Connect with us

Sosial

Perjuangan Kembangkan Budaya Literasi Melalui Perpustakaan Desa

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Literasi sangat penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Berkaca dari hal ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Gunungkidul terus mendorong pemerintah desa agar mencetak relawan perpustakaan desa (perpusdes). Keberadaan perpusdes ini nantinya sangat sentral karena nantinya diharapkan mampu mengatasi kekurangan tenaga di perpusdes yang ada di setiap kecamatan. Selain itu, keberadaan perpusdes nanti akan menjadi cikal inovasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Kepala Dispusip Gunungkidul, Ali Ridlo mengatakan, Dispusip selalu mendapat permintaan dari beberapa dusun agar dilakukan bimbingan teknis (bimtek) terkait relawan Perpusdes. Ia menekankan yang terpenting adalah tindak lanjutnya di lapangan setelah diadakan bimtek. Jangan sampai nantinya bimtek yang diberikan hanya sekedar teori saja tanpa adanya tindakan nyata di lapangan.

“Lebih kongkritnya apa yang sudah diajarkan lalu dijalankan, salah satu contoh perpusdes yang berhasil adalah Perpusdes Desa Kepek,” kata Ali, Kamis (27/06/2019).

Menurutnya, Perpusdes tersebut sudah mendapat penghargaan atas karya mereka yakni membuat gardu pintar. Gardu pintar di Desa Kepek sudah dilengkapi buku serta fasilitas Internet.

“Mereka mengubah gardu siskamling yang dilengkapi buku-buku serta fasilitas internet untuk menumbuhkan minat baca dan menambah ilmu pengetahuan,” imbuhnya.

Ia menambahkan jika sebuah perpusdes harus berani mencari dukungan dari pihak lain agar memajukan perpusdesnya. Dukungan tersebut nantinya bertujuan untuk mengembangkan fasilitas yang ada pada perpusdes.

Sementara itu, Kepala Desa Kepek, Bambang Setiawan menuturkan, pihaknya telah membentuk 30 relawan perpusdes Kepek, Wonosari. Setelah menerima latihan, mereka akan disebar di 10 padukuhan sebagai relawan guna mengembangkan perpustakaan dusun.

“Mereka juga ditugaskan mengelola delapan unit perpustakaan PAUD yang dikelola PKK desa,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler