Kriminal
Perkembangan Kasus Laporan Kericuhan di Lokasi Karaoke, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Satreskrim Polres Gunungkidul masih terus mendalami kasus kericuhan yang berujung pada laporan atas dugaan penganiayaan terhadap karyawan sebuah tempat karaoke di Padukuhan Grogol, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo beberapa waktu lalu. Meski kasus tersebut dinyatakan hingga saat ini masih terus berlanjut, namun polisi belum melakukan penetapan tersangka. Sejumlah saksi dan barang bukti hingga kini masih terus diperiksa oleh penyidik dari Sat Reskrim Polres Gunungkidul.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengatakan, kasus dugaan penganiayaan tersebut sampai saat ini masih terus berjalan. Namun demikian, pihaknya belum menetapkan tersangka pada kasus ini.
“Kasus sampai hari ini masih terus berlanjut. Kita sampai dalam tahapan pemeriksaan saksi,” kata Riko Sanjaya, Selasa (02/04/2019).
Dalam kasus tersebut, pihaknya mendapatkan sebuah barang bukti yang cukup penting yakni adanya rekaman CCTV di mana saat kejadian berlangsung terekam di dalamnya.
“Penyidik sudah liat CCTVnya dan akan jadi bukti nantinya,” tandas Riko.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, kasus tersebut terjadi pada 27 Maret 2019. Kejadian bermula ketika sekelompok orang yang diketahui merupakan anggota sebuah ormas mendatangi lokasi karaoke. Saat itu, kasir yang Reynaldi Dwi Kuncoro (21) warga Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari diminta untuk membuka 3 room karaoke.
Namun lantaran satu ruangan telah digunakan hanya teraisa dua room karaoke, permintaan tersebut tak disanggupi oleh korban. Hal ini kemudian menimbulkan percekcokan. Percekcokan sendiri berujung pada kericuhan sehingga Reynaldi dilempar asbak dan ditampar sebanyak 4 kali oleh salah satu dari orang teraebut.
Tak terima dengan perlakukan kasar itu, Reynaldi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Gunungkidul pada keesokan harinya.
“Saya ingin kasus ini tetap lanjut,” kata Reynaldi ketika ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
