Uncategorized
Perkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
Patuk,(pidjar.com)– Kebutuhan penanganan cepat bagi korban kecelakaan lalu lintas di jalur wisata Gunungkidul bagian barat menjadi perhatian Klinik Pratama Wizula Medica. Berada di wilayah Salam, Kapanewon Patuk, klinik tersebut kini memperkuat layanan kegawatdaruratan, khususnya bagi pasien dengan kasus trauma akibat kecelakaan.
Penguatan layanan tersebut salah satunya dilakukan melalui kerja sama dengan Jasa Raharja dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Melalui skema tersebut, korban tidak hanya mendapatkan pertolongan awal, tetapi juga dapat menjalani penanganan lanjutan hingga tindakan operasi untuk kasus-kasus tertentu.
Dokter spesialis bedah Klinik Pratama Wizula Medica, dr. Zulbahri, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama bagi korban kecelakaan yang berada di wilayah Gunungkidul bagian barat.
“Berada di jalan nasional dengan lalu lintas kendaraan yang tinggi dan kecelakaan yang sering terjadi maka mendorong kami untuk menyediakan pelayanan kedaruratan secara tuntas,” ujar Zulbahri.
Menurutnya, Klinik Pratama Wizula Medica merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjutan atau PPK 2. Dengan dukungan dokter spesialis dan fasilitas yang tersedia, sejumlah kasus trauma dapat ditangani secara definitif tanpa harus langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih jauh.
Beberapa kondisi yang dapat ditangani meliputi patah tulang, perdarahan, trauma saraf, cedera pada bagian perut atau gastrointestinal, cedera genitourinari, hingga trauma dada dan kardiovaskular.
Zulbahri menuturkan kecepatan penanganan menjadi salah satu faktor penting dalam kasus kecelakaan. Oleh sebab itu, pihaknya berupaya memangkas tahapan pelayanan agar pasien yang membutuhkan penanganan spesialis dapat segera mendapatkan tindakan.

“Kami di sini sudah berkomitmen agar penanganan-penanganan itu bisa dipangkas alurnya sehingga pasien dapat segera ditangani dokter spesialis. Kami telah bekerjasama dengan Jasa Raharja dalam pelayanan yang kami lakukan,” katanya.
Tak hanya memperkuat layanan di dalam klinik, Wizula Medica juga mulai memberikan pembekalan kepada relawan. Langkah tersebut ditujukan agar masyarakat maupun relawan yang pertama kali menemukan korban kecelakaan memiliki pemahaman mengenai tindakan dasar sebelum korban mendapatkan penanganan medis.
“Kalau ada kasus patah tulang atau perdarahan aktif, relawan harus tahu bagaimana menghadapi kondisi seperti itu,” jelasnya.
Sementara itu, Klinik Pratama Wizula Medica juga masih menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Komunikasi mengenai peluang kerja sama tersebut telah dilakukan sejak Februari 2026.
Zulbahri berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan nantinya dapat terealisasi sehingga masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Gunungkidul bagian barat, memiliki lebih banyak akses terhadap pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
“Klinik kami ini untuk pemeriksaan umum. Tapi memang Insha Allah kami sangat konsen pada korban kecelakaan. Kita berharap kedepannya bisa bekerja sama dengan BPJS karena masyarakat tidak perlu harus jauh-jauh mendapatkan pelayanan,” ungkapnya.
Kebutuhan layanan tersebut cukup besar mengingat kecelakaan lalu lintas masih terjadi di berbagai wilayah Gunungkidul. Berdasarkan data Satlantas Polres Gunungkidul, sepanjang Januari hingga Mei 2026 tercatat 416 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 orang dilaporkan meninggal dunia.
Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan penguatan layanan trauma di kawasan barat Gunungkidul, terlebih sejumlah jalur di kawasan tersebut merupakan akses menuju destinasi wisata.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
