bisnis
Perluas Pemasaran, UMKM Pengkol Mulai Masuk ke Marketplace
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Digitalisasi memang menuntut masyarakat untuk terus keratif dan berinovasi. Satu langkah lebih maju mulai dilakukan oleh UMKM di Kalurahan Pengkol, Kapanewon Nglipar mereka mulai merambah pada pemasaran online melalui marketplace. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan promosi dan penjualan, sehingga produk mereka tidak hanya dikenal dan dibeli oleh masyarakat lokal saja.
Belum lama ini, dalam rangkaian tradisi besih desa atau rasulan para pelaku UMKM melakukan launcing toko online yang diberi nama “Pengkol Bebakulan” di salah satu marketplace. Berbagai produk dijual dijual di akun toko online tersebut, mulai dari makanan, cindera mata, hingga produk lainnya.
“Produk masyarakat kalurahan Pengkol sudah dapat dibeli melalui Marketplace Shopee dengan ID toko ” shopee.co.id/pengkol_bebakulan,” kata Lurah Pengkol Agus Sunarjo.
Menurutnya, langkah yang diambil oleh masyarakat untuk masuk ke marketplace merupakan langkah tepat untuk memajukan usaha mereka. Saat ini, sudah banyak yang memanfaatkan marketplace, dengan begitu jangkauan lebih luas dan bisa meningkatkan penjualan.
“Harapan kami produk lebih dikenal dan bisa meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM di Kalurahan Pengkol,Kapanewon Nglipar. Dengan masuk ke marketplace kan memudahkan para konsumen luar wilayah untuk membeli produk-produk buatan warga Pengkol,” jelasnya.
Dalam rangkaian Bersih Desa, selain melauncing toko online ini panitia juga mengadakan bazar UMKM yang menampilkan ratusan produk hasil karya pelaku usaha di Kalurahan Pengkol baik yang produknya masuk ke marketplace maupun tidak. Berbagai produk ini diperjual belikan di ingkungan balai Kalurahan Pengkol tersebut.
“Semua warga masyarakat, baik Tua maupun muda, yang dikampung maupun yang diperantauan kita libatkan demi kesuksesan acara tahunan ini”
Sementara itu, Ketua Panitia Wartoyo mengatakan, berkaitan dengan mulai masuknya produk lokal Pengkol ke marketplace merupakan suatu pengharapan yang besar agar jangkauan dagang pelaku UMKM lebih luas kembali. Launcing memang sengaja dilakukan bertepatan dengan kegiatan rasul atau bersih desa.
“Penyelenggaraan bersih desa tahun ini lebih meriah lagi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya saat pandemi. Selain bazar dan pengenalan produk yang masuk marketplace, dihari sabtu dan minggu dimana Kirab budaya, kesenian serta pertunjukan wayang kulit akan digelar,” jelasnya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengapresiasi inovasi-inovasi yang dilakukan warga kalurahan Pengkol. Dirinya berharap hal hal seperti ini tidak hanya di Pengkol.
“Mungkin nanti bisa terjadi atau dilakukan di beberapa tempat yang lain, sehingga ekonomi akan meningkat.
Kita harus bertransformasi juga dengan era teknologi seperti sekarang ini” tutur dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
