Connect with us

Politik

Pesona Bupati Badingah Masih Memukau, PAN dan NasDem Saling Klaim Jadi Pengurus

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Walau telah menjabat selama 2 periode sebagai Bupati Gunungkidul sehingga tak lagi mungkin mencalonkan diri kembali, pesona Badingah nampaknya belum juga pudar. Bupati yang keibuan tersebut memang memiliki kharisma yang cukup besar dan memiliki pendukung fanatik yang sangat banyak di Gunungkidul.

Tak heran apabila kemudian Badingah diperebutkan oleh partai-partai politik di Gunungkidul. Saat ini, Partai NasDem dan Partai Amanat Nasional sama-sama mengklaim bahwa Badingah masuk dalam struktur partai masing-masing. Kegaduhan politik ini diperkirakan akan terus berlangsung lantaran hingga kini belum ada jawaban yang tegas dari Bupati terkait dualism statusnya tersebut.

Ketua DPD Partai NasDem Gunungkidul, Suparjo menuturkan, Badingah masuk dalam struktur kepengurusan DPD Partai NasDem Gunungkidul. Yang bersangkutan sendiri menempati posisi cukup tinggi di struktur partai yaitu sebagai Dewan Pembina Partai DPD Partai NasDem Gunungkidul.

Berita Lainnya  Generasi Gen X dan Milenial Dominasi Kelompok Pemilih Gunungkidul dalam Pemilu 2024

Menurut Suparjo, masuknya Badingah dalam kepengurusan Partai NasDem sendiri terjadi pasca Pilkada 2015 silam. Saat itu, koalisi yang terdiri dari PAN, Partai NasDem, Partai Golkar, dan PPP sepakat untuk mengusung pasangan Badingah-Immawan. Dalam perjalanannya, lantaran Immawan merupakan pengurus PAN, kemudian diambil jalan tengah untuk kemudian mencatatkan Badingah sebagai salah satu struktur pengurus di Partai NasDem.

“Sejak Pilkada dulu, Badingah memang merupakan kader partai kami,” tutur Suparjo, Senin (24/09/2018) siang.

Suparjo menuturkan bahwa lantaran merasa bahwa Badingah sebagai salah satu kader, maka pihaknya saat Pilkada silam sangat serius dalam berkampanye. Tak hanya mengerahkan kader saja yang diperintahkan untuk bergerak, Partai NasDem juga menyokong biaya kampanye pemenangan yang tidak sedikit.

Meski demikian, lantaran selepas dilantik menjadi Bupati adalah milik rakyat Gunungkidul, maka Partai NasDem tidak mau terlalu jauh mencampuri urusan dari Badingah. Pihaknya hanya menugaskan Badingah untuk fokus dalam membangun Gunungkidul.

Berita Lainnya  Peringati HUT ke-45, Kader dan Pengurus PDIP Gunungkidul Gelar Dhahar Kembul Bersama

“Kita tidak ingin mengganggu Badingah, oleh karena itu saat Pilpres ini, kami juga dengan legowo membatalkan masuknya Badingah dalam tim kampanye Jokowi-Maruf meski beliau kader kami. Kami ingin belia fokus membangun masyarakat Gunungkidul yang sejahtera, artinya memberantas kemiskinan. Itu menjadi tugas pokok dari kami,” urai Suparjo.

Klaim yang sama juga ditegaskan oleh Ketua DPD PAN Gunungkidul, Arif Setiadi. Arif secara tegas menyebut bahwa Badingah adalah kader PAN. Hal ini menurut Arif tertuang dalam SK tahun 2015.

“Kami juga mengusung Bu Badingah di Pilkada,” ucapnya.

Pihak PAN sendiri juga mengaku telah melakukan komunikasi dengan Badingah, dan Badingah menyatakan masih menjadi kader PAN. Jika Badingah tidak mengakui dia kader PAN, pihak partai siap untuk mengambil sikap tegas.

Berita Lainnya  Truk Terguling di Ngawen, 4 Penumpang Tewas 5 Luka Berat

“Semua tergantung Bu Badingah, jika memang mengakui sebagai kader PAN kami akan menentukan sikap langkah. Menjadi kader PAN merupakan sukarela. Konfirmasi yang sudah kami lakukan di hadapan pengurus PAN, beliau (Badingah) menyatakan sebagai pengurus kami,” tandas Arif.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi awak media, Badingah memilih untuk bungkam dan enggan berkomentar banyak terkait polemik ini. Tak ada jawaban yang dinyatakan oleh Bupati menanggapi hal ini. Ia justru melemparkan perihal konfirmasi tersebut kepada ke pihak parpol.

“Ya ditanya saja semuanya (parpol terkait). Silahkan panjenengan (anda) menghubungi partai-partai itu,” ujar Badingah ketika ditemui seusai kegiatan Vicon pimpinan Kapolri tentang kesiapan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 di Mapolres Gunungkidul.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler