fbpx
Connect with us

Politik

Dipinang Nasdem Untuk Pilkada, Mantan Ketua DPRD Gunungkidul Gandeng Kepala Disdikpora

Diterbitkan

pada tanggal

Ponjong,(pidjar.com)–Partai Nasdem terus melakukan persiapan guna menyongsong Pilkada 2020. Dalam Pilkada 2020 ini, Partai NasDem yang memiliki 9 kursi di DPRD Gunungkidul sehingga berhak untuk mengajukan pasangan calon memang cukup sibuk. Saat ini, pengurus Partai NasDem telah melakukan tahap pendaftaran dan penjaringan. Setelah tahapan ini usai, nantinya akan dilakukan proses seleksi dan survei ke masyarakat guna nantinya untuk menentukan siapa pasangan calon yang akan diusung oleh Partai NasDem dalam Pilkada Gunungkidul.

Pada masa tahap akhir penjaringan ini, pada Sabtu (19/10/2019) kemarin, pengurus DPD Partai NasDem Gunungkidul menyambangi rumah dari Budi Utama Prasetya. Budi Utama sendiri merupakan mantan Ketua DPC PDIP Gunungkidul sekaligus mantan Ketua DPRD Gunungkidul. Yang cukup mengagetkan, dalam pertemuan tersebut, Budi langsung memilih pasangan calon Wakil Bupati yakni Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Bahron Rosyid.

Budi Utama mengatakan, dirinya cukup bangga lantaran dipinang oleh partai dengan perolehan suara terbanyak kedua pada Pemilu 2019 ini. Untuk itu, dirinya menyatakan kesediaannya untuk maju mencalonkan diri jadi calon bupati.

“Saya ini siapa? Dipinang partai sebesar Nasdem ini tentu saya bangga, dan saya bersedia dengan menawarkan beberapa program untuk memajukan Gunungkidul,” ujar Budi, Sabtu (19/10/2019).

Ia menjelaskan terkait dengan program yang ia bawa yakni akan menyediakan pebisnis muda di level bawah dengan target 1.000 orang. Nantinya mereka akan digiring dalam bisnis online dengan memanfaatkan gadget.

Berita Lainnya  Satu Petugas KPPS Meninggal dan 2 Sakit Akibat Kelelahan Bekerja, KPU Gunungkidul Akan Berikan Santunan

“Kita manfaatkan gadget selain untuk main-main juga untuk bisnis,” kata dia.

Budi menambahkan, dirinya pada penjaringan kali ini telah memilih calon Wakil Bupati yakni Bahron Rosyid. Bukan tanpa alasan, dirinya menganggap kepala Disdikpora Gunungkidul itu memiliki jaringan yang luas serta ketulusan hati untuk berbuat baik kepada rakyat kecil.

“Pak Bahron itu jaringannya luas, dia juga pernah membela guru yang diberhentikan Bupati hingga menang ketika di pengadilan,” ungkap dia.

“Komunikasi dengan pak Bahron sudah saya jalin sejak 2017 lalu. Bukan akhir-akhir ini saja,” imbuh Budi.

Namun demikian, dirinya tetap mengikuti mekanisme partai serta kebijakannya. Sehingga jika dirinya nanti memang terjaring dan diwakilkan, pihaknya menyerahkan langsung kebijakam kepada partai.

Berita Lainnya  Pecahnya Koalisi Parpol Pengusung Bupati Badingah Jelang Pilkada

Sementara itu, ketika dikonfirmasi dalam pertemuannya dengan jajaran pengurus Partai NasDem, Bahron Rosyid lebih irit berbicara. Dirinya mengaku belum mendengar bahwa dirinya telah digandeng oleh Budi Utomo.

“Saya dijaring NasDem, ya saya ikuti saja prosesnya kita lihat kebijakannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo memaparkan, dalam penjaringan kali ini, pihaknya memilih untuk melakukan metode jemput bola terhadap tokoh-tokoh potensial di Gunungkidul. Saat ini selain yang dipinang, sudah ada 12 nama yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati wakil bupati.

“Ada 12 calon yang sudah masuk tapi mohon maaf kita tidak bisa sebutkan nama. Untuk yang potensial, sudah kita sudah sambangi mereka untuk kita jaring,” ucap Suparjo.

Nantinya, pihaknya akan mengusulkan 3 pasang calon yang akan disodorkan ke DPW. Namun begitu, keputusan sepenuhnya berada di DPP Nasdem.

“Bisa nanti lima pasang, karena kita usul 3 dan 2 dari DPW. Tapi kalau tidak ada ya 3 itu,” jelasnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler