Peristiwa
Pesta Maut di Karangmojo, Miras Impor Dibawa Korban Dari Jakarta
Karangmojo, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus pesta miras maut yang terjadi di Kecamatan Karangmojo. Sejumlah saksi baik keluarga maupun korban selamat diperiksa polisi. Petugas juga menyita barang bukti berupa botol miras jenis Jack Daniels yang sebelumnya dikonsumsi oleh kedua korban, Ferdi Setia Budi (28) dan Herlambang Susanto (25) kesemuanya warga Padukuhan Pengkol II, Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo, serta satu botol miras lainnya bermerk Black Label yang belum sempat dikonsumsi.
Kapolsek Karangmojo Kompol Irianto memaparkan, berdasarkan keterangan sementara yang didapat, miras yang dikonsumsi kedua korban didapatkan dari Jakarta. Minuman tersebut dibawa oleh korban yang meninggal dunia, Ferdi. Korban sendiri memang sebelumnya pergi ke Jakarta dan baru pulang pada Jumat (24/08/2018) lalu.
“Korban pulang membawa 2 botol miras,” ungkap Irianto, Minggu (26/08/2018) siang.
Menurut Irianto, segera setelah mendapatkan laporan perihal adanya warga yang meninggal dunia setelah menenggak miras, pihaknya langsung melakukan penggeledahan di rumah korban. Di rumah Ferdi, petugas menemukan satu botol miras bermerk Jack Daniels yang telah habis, botol air mineral yang digunakan untuk mengoplos miras, dan 1 botol miras bermerk Black Label yang masih utuh.
Diceritakan Kapolsek, sepulang dari Jakarta pada hari Jumat, malam harinya, Ferdi pergi ke Balai Padukuhan setempat untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit dalam rangka merayakan rasulan. Di lokasi, ia lalu bertemu Herlambang. Keduanya lantas sepakat untuk meminum miras yang telah dikemas oleh Ferdi menggunakan botol air mineral.
“Mereka nampaknya mencari tempat tersembunyi untuk melakukan pesta miras tersebut. Karena anggota di lapangan yang bertugas melakukan pengamanan saat pagelaran tersebut telah melakukan penyisiran untuk mencari kalangan pemuda yang melakukan hal-hal yang negatif,” ujar dia.
Penyelidikan sendiri dilakukan guna mencari penyebab pasti kematian korban. Menurutnya, ada beberapa dugaan terkait pesta miras maut tersebut. Ada kemungkinan miras yang dikonsumsi itu palsu, atau bisa pula oleh korban miras dicampur dengan bahan-bahan lainnya.
“Kita masih terus melakukan penyelidikan,” ucap Kapolsek.
Atas kejadian ini, Irianto menghimbau agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua warga masyarakat agar tidak lagi terulang, Ia sendiri bersama dengan jajaran Polsek Karangmojo sangat berkomitmen dalam memberantas peredaran miras, khususnya di wilayah Karangmojo.
“Razia dan patroli akan terus kita tingkatkan,” papar dia.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pesta miras pada Jumat malam silam akhirnya berujung petaka. Sebanyak 2 orang pemuda terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat pesta miras tersebut. Keduanya mengeluhkan sakit pada bagian perut dan pinggang dan disertai dengan mual. Bahkan pada Minggu pagi tadi, satu orang korban, Ferdi dinyatakan meninggal dunia setelah sempat beberapa waktu mendapatkan perawatan medis. Sementara hingga saat ini, korban lainnya, Herlambang masih terus mendapatkan perawatan intensif di RS Panti Rahayu Kelor.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
