fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ini Data Kerusakan Sementara Puting Beliung Playen, Rusak Belasan Rumah, 1 Ambruk

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Angin puting beliung yang melanda sebagian wilayah Playen pada Seni (09/01/2018) siang tadi memang cukup dahsyat. Hal ini bisa terlihat dari dampak yang terjadi akibat bencana tersebut. Berdasarkan laporan sementara hingga sore ini, tercatat belasan rumah rusak sementara ratusan pohon tumbang. Kerugian hingga puluhan juta rupiah pun harus ditanggung oleh warga korban bencana. Beruntung hingga saat ini, masih belum dilaporkan adanya korban luka maupun jiwa akibat peristiwa ini.

Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Muhamad Taufik Hanif menuturkan, pasca terjadinya bencana, pihaknya langsung menyebar personel dari Koramil Playen maupun Kodim 0730 Gunungkidul. Anggota diperintahkan untuk terjun ke lapangan membantu terutama di wilayah-wilayah di mana rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

Berdasarkan data yang masuk, setidaknya ada sekitar 15 titik yang terdampak bencana puting beliung. Dari jumlah tersebut, 13 diantaranya pohon tumbang menimpa bangunan sehingga menimbulkan kerusakan.

"Saat ini anggota masih di lokasi untuk bersama-sama warga, petugas Damkar dan BPBD serta kepolisian untuk melakukan proses evakuasi pohon yang tumbang menimpa rumah maupun melintang di jalan," papar Taufik, Senin petang.

Wilayah Padukuhan Ngunut Tengah, Desa Ngunut menjadi area yang paling parah terdampak puting beliung. Sebanyak 5 rumah warga mengalami kerusakan lantaran tertimpa pohon tumbang.

Ia beberkan lebih lanjut, rumah milk Saryanto mengalami kerusakan di bagian atap dengan jumlah kerugian mencapai 3 juta rupiah; kemudian rumah milik Mujiyono dan Inang juga mengalami hal yang sama dengan kerugian masing-masing sebesar 1,5 juta rupiah; sementara atap rumah milik Prapto luluh lantak diterbangkan angin dengan kerugian senilai 1 juta rupiah. Sementara di Padukuhan Ngunut, Desa Ngunut, akibat puting beliung, pohon tumbang menimpa rumah milik Gunadi dengan kerugian sebesar 10 juta dan pagar SD Ngunut yang roboh tertimpa pohon cemara dengan kerugian sebesar 5 juta rupiah.

"Untuk yang terparah di Padukuhan Ngunut menimpa rumah Rubito yang roboh total dengan kerugian ditaksir mencapai 20 juta," papar Taufik.

Dilanjutkan Dandim, di Padukuhan Dengok, Desa Dengok, Kecamatan Playen, pohon tumbang menimpa rumah milik Wajiyo (60) dan kandang sapi milik Suronto yang menelan kerugian sebesar 5 juta rupiah. Sedangkan di Padukuhan KNgawu, Desa Ngawu, atap rumah Jumikan diterbangkan oleh angin sehingga mengalami kerusakan. Sementara di Padukuhan Ngrenen, Desa Ngawu, pohon tumbang menimpa dan merusak kandang ternak milik Wiji dan Trimo.

"Sapi milik Trimo sempat tertimpa pohon akan tetapi berhasil diselamatkan warga," terang dia.

Sementara Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak menambahkan bahwa sejumlah ruas jalan di Playen sempat tertutup oleh pohon yang tumbang melintang di jalan. Diantara yang senpat menimbulkan kemacetan serta kepanikan warga adalah tumbangnya sebatang pohon beringin besar di depan Pasar Playen. Beruntung pohon tersebut tumbang ke arah jalan sehingga tidak menimbulkan kerusakan di los-los pedagang Pasar Playen.

Menurut Jusuf, kondisi jalan saat pohon tumbang tersebut cukup sepi sehingga tidak ada pengguna jalan yang tertimpa pohon. Meski begitu, batang pohon sempat merusak atap depan sebuah toko bangunan yang tepat berada di depannya.

"Kita langsung terjunkan anggota untuk melakukan evakuasi batang pohon dan sekaligus mengatur lalu lintas. Arus lalu lintas memang sempat tersendat namun dengan cepat bisa kembali normal," ujar dia.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Sutaryono mengatakan bahwa bencana puting beliung terpantau tak hanya terjadi di wilayah Playen. Pihaknya mendapatkan laporan bahwa hal serupa juga terjadi di Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari.

"Kita masih lakukan pendataan sekaligus penanganan. Tim URC BPBD dan relawan sudah kami kerahkan," urai dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler