Peristiwa
Puncak Gelombang Tinggi terjadi Malam Tadi, Tiga Kapal Nelayan Rusak
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Puncak gelombang Pasang Pantai Selatan terjadi Kamis (29/10/2020) malam. Tak ada kerusakan fasilitas yang terjadi akibat gelombang dengan tinggi kisaran lima meter ini. Namun tiga kapal nelayan dilaporkan rusak ringan.
Koordinator SAR Wilayah II Pantai Baron, Marjono mengatakan, gelombang sendiri mulai datang pukul 22.00 WIB. Selama tiga jam berturut-turut gelombang dengan ketinggan lima meter berdatangan menghantam kapal-kapal di pinggiran.
“Kami sudah mengimbau kepada para nelayan beberapa hari yang lalu tapi mereka tidak memindahkan kapal,” tutur Marjono, Jumat (30/10/2020).
Dari hantaman gelombang malam tadi, ada tiga kapal nelayan Pantai Baron dilaporkan mengalami kerusakan. Namun kerusakan sendiri masih dalam kategori ringan.
“Kami juga masih melakukan antisipasi untuk gelombang dua hari ini mengingat BMKG sudah mengeluarkan peringatan bahwa gelombang pasang masih diperkirakan terjadi,” jelas Marjono.

Senada dengan wilayah II, di wilayah I pun juga demikian. Namun demikian belum ada laporan kerusakan yang diterima oleh tim SAR.
“Sehari sebelumnya kami sudah antisipasi dengan mengajak nelayan memindahkan kapal sehingga hantaman gelombang semalam tidak ada laporan kerugian,” tandas koordinator SAR Wilayah I, Sunu Handoko.

Selain di wilayah Pantai Selatan, bencana hidrometologi juga terjadi di Bumi Handayani. Dini hari tadi terdapat insiden pohon tumbang menimpa rumah warga Gelaran II (04/16), Bejiharjo, Karangmojo.
Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pohon sawo tumbang menimpa rumah milik Paiman (62) warga setempat. Beruntung, saat kejadian pada pukul 04.00 WIB, Paiman bersama istrinya Rabini (42) dan Anisa (10) sudah bangun dan bergegas ke masjid untuk menunaikan sholat subuh.
“Tapi saat tepat di depan rumah, pohon sawo yang tak jauh dari rumah roboh,” ujar Edy.
Pohon sawo tumbang menimpa sisi depan rumah. Akibatnya genting dan atap rumah rusak.
“Hari ini rencana kami bersama warga akan melakukan kerja bakti di rumah korban. Kerugian jika ditaksir sekitar Rp. 5juta,” kata dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
