Pariwisata
Petugas TPR Positif Covid, Girikarto Tutup 7 Obyek Wisata
Panggang (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah objek wisata di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang ditutup sementara. Kebijakan ini diambil setelah diketahui, salah seorang petugas pemungut di Tempat Pemungutan Restribusi (TPR) di lokasi tersebut dinyatakan positif corona. Tracing sendiri saat ini telah dilakukan, termasuk kepada sejumlah rekan kerja korban yang selama ini diketahui melakukan kontak erat.
Setidaknya ada tujuh objek wisata di Kalurahan Girikarto yang dilakukan penutupan sementara. Diantaranya adalah Pantai Gesing, Puncak Segoro, HeHa Ocean View, Taman Watu, Pantai Kesirat, Pantai Wohkudu, serta Teras Kaca.
Lurah Girikarto, Tuyadi, membenarkan adanya kebijakan penutupan yang dilakukan di 7 objek wisata tersebut. Ia mengatakan, penutupan sudah dilakukan kemarin Rabu (30/06/2021). Rencananya, obyek-obyek wisata tersebut akan ditutup hingga Rabu (07/07/2021) mendatang.
“Objek wisata terpaksa ditutup sementara untuk menjaga keselamatan kita bersama,” ucap Tuyadi, Kamis (01/07/2021) siang.
Penutupan dilakukan lantaran ada seorang pegawai di TPR Gesing yang terpapar covid19. Pihak Puskesmas setempat kemudian melakukan tracing kepada orang yang pernah kontak erat. Pengembangan tracing sendiri saat ini sudah menyasar 10 orang, termasuk pegawai TPR Gesing lainnya yang diketahui melakukan kontak erat. Sembari menuggu hasil tes keluar, Pemerintah Kalurahan Girikarto memutuskan untuk menutup sementara obyek wisata di wilayahnya. Penutupan dimaksutkan agar tidak semakin menyebarnya covid19 di wilayahnya maupun ke pengunjung wisata.

“Selama penutupan kami berupaya mensterilisasi dan melakukan dekontaminasi di beberapa lokasi. Kami berusaha untuk memutus rantai penyebaran covid19 di Girikarto,” sambung dia.
Diketahui, dampak pegawai TPR yang positif tersebut sudah melebar ke orang lain. Nenek dari pegawai tersebut meninggal beberapa waktu yang lalu dan diduga karena terpapar covid19.
Tuyadi menambahkan, saat ini di Kalurahan Girikarto sendiri terdapat 3 orang yang sedang menjalani isolasi mandiri lantaran positif covid19. Kemudian ada pula 3 orang warga yang telah meninggal akibat covid19.
“Meskipun kasus covid19 di Girikarto sedang naik, namun tidak ada yang harus di lockdown. Walau begitu, untuk pariwisata kami putuskan untuk menutup obyek wisata terlebih dahulu sampai 7 Juli mendatang,” paparnya.
Tuyadi mengaku pihaknya beserta Puskesmas kesulitan untuk mencari riwayat kontak petugas TPR yang positif covid19. Dikarenakan ia bekerja di tempat wisata dan berinteraksi dengan banyak orang. Dugaan sementara, petugas tersebut terpapar dari wisatawan yang berwisata di Girikarto. (Roni)
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
