Uncategorized
PNS Dihimbau Tetap Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2019
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul menghimbau Pegawai Negeri Sipil tidak terlibat langsung politik praktis utamanya dalam menghadapi Pemilu 2019 ini. Pesan tersebut disampaikan kepada ratusan PNS anyar yang telah lolos seleksi CPNS 2018.
Sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku, PNS dilarang ikut terjun dalam praktik politik. Ia menegaskan secara keseluruhan pegawai negeri harus bersifat netral dalam mensikapi pemilu 2019 agar tidak terjadi gejolak atau hal-hal lain yang tidak diinginkan. Jika di lapangan ditemukan adanya pegawai negeri sipil terlibat dalam praktik politis, jajaran pemkab tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas.
“Sesuai aturan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 akan ada sanksi tegas jika ditemui atau terdapat laporan mengenai adanya PNS yang tidak netral,” terang Badingah, Selasa (12/02/2019).
Sejauh ini, pihaknya terus melakukan pemantauan mengenai ada atau tidaknya PNS yang terlibat politik praktis pada tahun politik ini. Selain itu, kepada para PNS Bupati berpesan untuk menjauhi praktikKorupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Terlebih kaitanya dengan ketugasan dimasing-masing bidang atau sektor.
Pembekalan pada PNS hari ini, menurut Badingah sangatlah penting. Agar para pegawai baru ini dapat segera menyesuaikan diri dan mengerti apa tugas, hak, dan kewajiban sebagai pegawai. Penyesuaian pada lingkup kerja juga harus segera dilakukan.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Status, Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan penyerahan SK CPNS formasi 2018 sebanyak 386 orang. Sebelumnya terdapat 388 peserta yang lolos, akan tetapi terdapat 2 dokter yang mengundurkan diri dengan alasan pribadi.
“Ini akan langsung diberikan pembekalan atau masa orientasi bagi pegawai yang telah lolos. Dengan demikian diharapkan kewajiban dan apa saja yang berkaitan dengan pegawai negeri sipil dapat diketahui,” ucapnya.
Usai penyerahan SK dan mengikuti masa orientasi ini, para pegawai selanjutnya akan mengikuti kinerja sebagaimana mestinya. Tentunya ada pendampingan dari jajaran yang sebelumnya telah mumpuni, inovasi dan kreatifitas dalam kinerja juga sangatlah dibutuhkan.
“Mayoritas memang untuk formasi umum, dan formasi khusus lainnya,” tutup dia.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
