Sosial
Polisi Teladan, Bripka Nur Ali Bangun Gedung PAUD Hingga Sumur Bor Untuk Warga Mertelu
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Keperdulian Nur Ali Suwandi kepada masyarakat memang patut diacungi jempol dan mendapatkan apresiasi. Sebagai anggota polisi, dirinya benar-benar mengabdi untuk masyarakat. Tidak hanya sebatas menjalankan tugas dan fungsinya saja sebagai aparat penegak hukum, namun ia juga mengayomi serta aktif dalam memberikan bantuan sosial bagi warga di Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari.
Polisi berpangkat Bripka ini sekarang bertugas sebagai anggota Propam Provos Polda DIY. Meski bertugas di Polda, namun keperduliannya terhadap masyarakat Mertelu yang berada di ujung utara Gunungkidul sangat tinggi.
Sejak beberapa waktu lalu, Nur Ali membangun fasilitas seperti sumur bor agar masyarakat Mertelu mudah untuk mendapatkan pasokan air bersih. Tak hanya itu, ia juga membangun rumah sederhana sebagai tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar anak-anak di kawasan tersebut bisa mendapatkan pelayanan pendidikan yang memadai. Selain itu, Nur Ali juga berperan besar dalam pembangunan dan renovasi Masjid atau Mushola di wilayah Mertelu.
Bripka Nur Ali Suwandi menceritakan, awalnya ia merasa prihatin dengan fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini di Kalurahan Mertelu. Bangunan sekolah ini dirasa sangat tidak mumpuni. Bagaimana tidak, bangunan tersebut sudah rapuh dan berlokasi sangat dekat dengan kandang sapi. Tak jarang anak-anak yang sedang beraktifitas di dalam ruangan tersebut pecah konsentrasi lantaran bau kotoran ternak yang menyengat.
Melihat kondisi ini, Bripka Nur Ali lalu berinisiatif untuk membangun sebuah gedung sederhana yang letaknya tidak jauh dari lokasi tersebut. Meski hanya menggunakan anyaman bambu, namun paling tidak, gedung PAUD yang baru ini lebih nyaman dan memadai sebagai fasilitas belajar untuk anak-anak.

“Ini merupakan bentuk kepedulian saya agar anak-anak mendapatkan tempat yang selayaknya. Belajar dan beraktifitas penuh dengan konsentrasi dan menjadi generasi yang cerdas,” ucap Nur Ali Suwandi, Jumat (07/01/2022).
“Mudah-mudahan dapat digunakan semaksimal mungkin, meski bangunan sementara ini baru anyaman bambu semoga ke depan bisa lebih bagus dan menjadi bangunan permanen,” ujar dia.
Selain itu dirinya juga merasa prihatin terhadap warga di daerah tersebut karena sulitnya mendapatkan air bersih terlebih saat musim kemarau. Penduduk terpaksa mengeluarkan uang untuk membeli air tangki.
“Kalau yang tidak mampu membeli air tangki harus mencari sumber air seperti sungai, airnya diambil dan warga harus memikul naik ke atas. Kita bangun beberapa sumur bor yang alhamdulillah keluar airnya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka,” papar dia.
Belum lama ini Bripka Nur Ali Suwandi mendapatkan penghargaan dari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo atas sejumlah gagasan yang direalisasikan itu. Nur Ali sendiri diantaranya telah membuat rumah yatim, yayasan rumah singgah bumi damai, pembuatan pondok pesantren, pembuatan sumur sebanyak 7 lokasi di Gunungkidul. Program ini dirasa sangat bermanfaat bagi ribuan warga. Nur Ali juga diketahui berperan besar terhadap pembangunan masjid, pembinaan terhadap pemulung di Piyungan dan lainnya.
Salah seorang pendidik PAUD, Dwi Nuryani mengatakan sebelum menempati bangunan baru yang dibangun oleh Bripka Nur Ali, selama ini kegiatan PAUDnya hanya menggunakan bangunan sebuah rumah yang dikontrak yang sudah dalam kondisi rusak. Namun kemudian, berkat bantuan dari Bripka Nur Ali, PAUD yang dikelolanya saat ini telah menempati bangunan yang lebih nyaman. Dengan adanya fasilitas yang lebih memadai ini, diharapkan nantinya akan semakin menambah semangat anak-anak dalam belajar dan memaksimalkan layanan pendidikan.
“Kami sangat berterimakasih atas pembangunan gedung PAUD ini,” ucap dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
