Connect with us

Sosial

Potret Paradoks Sekolah Swasta, Mulai dari Bangunan Tak Layak Hingga Fasilitas yang Minim

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sekolah swasta. Bagi sebagian orang, sekolah swasta pasti dianggap memiliki fasilitas sarana prasarana yang memadahi dan layaknya sekolah elit. Namun anggapan tersebut ternyata salah.

Gunungkidul sendiri masih banyak sekolah yang memiliki bangunan alakadarnya dengan keterbatasan fasilitas dan sarana prasarana.

Seperti yang diketahui, MI YAPPI yang berada di Padukuhan Randukuning, Desa Selang, Kecamatan Wonosari. Meski sekolah swasta ini berada di lingkup kawasan perkotaan namun ternyata masih banyak yang belum mumpuni. Mulai dari segi bangunan hingga fasilitas penunjang belajar.

Sekolah ini hanya memiliki beberapa ruangan saja. Bahkan ada pula 1 ruang kelas yang masih harus disekat menjadi 2 bagian. Dinding bangunan juga ada yang rusak. Sungguh tak layak. Meski begitu,, tidak mengurangi semangat siswa siswi dan guru untuk bekegiatan belajar mengajar.

Berita Lainnya  Menunggu Hal Tak Pasti, Warga Nekat Kerja Bakti Selamatkan Jalur Utama

Masih banyak kekurangan yang ada. Namun ternyata semangat guru sangat besar padahal mereka masih GTT. Sungguh luar biasa,” kata Laily Faudziyah, Kepala MI Yappi Randukuning, Minggu (23/09/2018).

Ia mengungkapkan, selain bangunan fisik yang masih kurang memadahi, ternyata untuk kegiatan belajar mengajar pun juga masih jauh dibandingkan dengan sekolah-sekolah lainnya yang serba ada. Contoh kecil saja, bangku penunjang belajar mengajar pun masih dalam bentuk yang lama. Kusi yang digunakan masih dalam bentuk balok memanjang.
Selain itu, seperti buku, alat praktek, dan alat alat lainnya masih sangat kurang. Meskipun setiap tahun sekolah mendapat bantuan namun jumlah anggaran keuangan lebih digunakan kepada pemenuhan kebutuhan dan pemeliharaan yang masih sangat kurang. Sehingga guru pun harus berputar otak untuk mendapatkan dana.
“Proposal bantuan renovasi dan lainnya sudah kami ajukan ke Kantor Kementerian Agama, namun demikian masih belum ada tindak lanjut,” imbuh dia.

Sekolah swasta di tengah kota ini, memiliki 61 siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Diketahui pendidiknya pun secara keseluruhan masih berstatus guru tidak tetap. Namun semangat juang sebagai pahlawan tanpa Tanda jasa pun luar biasa. Jerih payah mereka setiap hari tidak dapat diragukan lagi.
“Sebagian ruangan belum keramik. Masih tegel batu, ada beberapa ruangan yang dikramik itu pun bantuan dari mantan kepala sekolah yang membawa keramik sendiri,” ujar dia.
keterbatasan yang ada, namun prestasi anak-anak dan mutu pendidikan tetap lah diutamakan. Terbukti segudang prestasi keagamaan disabet oleh sekolah ini. Beberapa prestasi pun juga dimiliki. Baru baru ini sekolah akan mengembangkan ekstra kulikuler drumband, lagi-lagi alat yang dimiliki tidaklah memadahi sehingga pihak sekolah harus mencari bantuan dari orang yang sekiranya mampu dan mau membantu.
“kami sadari keterbatasan ini. Namun kita juga tida pasrah begitu saja ada upaya untuk lebih membangkitkan semangat. Kalau untuk siswa masih dilingkup sisi saja, tapi ini tahun depan akan ada gebrakan baru, sosialisasi akan kami gencarkan,”tambah dia.

Ia berharap meski berada di tengah keterbatasan yang belum terpecahkan ini kepercayaan wali murid untuk mensekolahkan putra putrinya di MI Yappi Randukuning tetap ada. Pasalnya mutu pendidikan yang diajarkan tetap sesuai standart, bahkan memiliki keunggulan di bidang agama. (Arista)

Berita Lainnya  Para Petani Yang Terancam Merugi Akibat Udan Salah Mongso

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata5 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler