Politik
PPK dan PPS Tak Netral, Panwaslu Siap Seret ke Ranah Pidana
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Kabupaten Gunungkidul memberikan warning khusus pada para anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Selama proses Pemilu 2019, semua anggota diminta untuk netral. Jika ditemukan tidak netral, tak hanya diberhentikan, namun ancaman hukumannya juga bisa sampai ke ranah pidana.
Ketua Panwaslu Gunungkidul, Antok mengatakan, pada syarat pendaftaran rekrutmen PPK dan PPS, sudah ada blanko yang menyatakan kebersediaan anggota PPK dan PPS akan netral. Oleh karenanya, apabila dalam prosesnya diketemukan ada yang tidak netral, maka pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi mulai dari pemecatan hingga pidana.
"Jika ada temuan dan laporan pelanggaran kode etik dari PPK dan PPS maka akan kami tindak tegas dengan memberikan sanksi," tuturnya, Kamis (29/03/2018).
Salah satu bentuk netralitas tersebut, lanjut Antok, yakni tidak memihak salah satu parpol dan salah satu calon atau pasangan calon dalam Pemilu 2019. Selain itu, PPK dan PPS juga dilarang menerima hadiah dalam bentuk apapun dari peserta Pemilu karena sanksi kasus ini yang menjadi paling berat.
Adapun untuk sanksinya, akan diserahkan kepada DKPP berupa peringatan keras hingga pemberhentian. Jika dalam kasusnya terdapat money politik, maka sanksi berupa pidana yang akan diproses pihak kepolisian.

"Tapi tetap sebelumnya kami klarifikasi dulu apa yang bersangkutan benar tidak netral atau bahkan menjadi simpatisan parpol atau caleg tertentu," tuturnya.
Jika nantinya ada anggota PPK dan PPS yang terbukti memihak salah satu peserta pemilu alias tidak netral, maka akan dilakukan penggantian setelah ada rekomendasi dari Panwaslu.
Meski begitu pada hakikatnya, lanjut Antok, tidak hanya peserta Pemilu yang memiliki kepentingan terhadap proses Pemilu yang jujur dan adil. Tetapi segenap elemen masyarakat juga mengharapkan Pemilu dapat berjalan demokratis sehingga bisa menghasilkan wakil rakyat pilihan yang terbaik.
"Bagi penyelenggara Pemilu bersikap netral adalah wajib. Pemilu yang kita laksanakan saat ini, tidak hanya akan kita pertanggung jawabkan kepada generasi saat ini tetapi juga akan kita tanggung jawabkan kepada generasi yang akan datang," ujarnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
