Politik
KPU Gunungkidul Targetkan Lebih dari 400 Ribu Warga Gunakan Hak Pilihnya dalam Pilkada 2020
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menargetkan minimal 72 persen pemegang hak pilih menggunbakan hak pilihnya di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Kendati demikian, hal itu dirasa akan cukup berat mengingat saat ini masih dalam masa pandemic covid-19. Warga Gunungkidul yang tinggal di luar daerah akan kesulitan untuk masuk ke Gunungkidul.
Anggota KPU Gunungkidul, Rohmad Qomarudin mengatakan, untuk pilkada tahun ini pihaknya mentargetkan 72 persen pemilih atau sekitar 432.594 orang menggunakan hak pilihnya dalam pilkada tahun. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding dengan partisipasi pada Pilkada 2015 silam.
“Berkaca pada Pilkada 2015 lalu yang mencapai 70,10 persen, kami optimis nantinya dapat melampaui target nasional sekitar 75 persen,”kata Rohmad Qomarudin, Senin (12/10/2020).
Meski optimis, namun pihaknya juga menyadari bahwa pilkada tahun ini akan terselenggara di tengah pandemi covid-19. Dimana, banyak masyarakat ber KTP Gunungkidul tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena berada di luar daerah.
“Golput tahun ini harapan kami tidak tinggi. Salah satu faktornya pemilih tinggal di luar daerah tapi mereka ber KTP Gunungkidul dan waktu pencoblosan tidak bisa pulang. Itu yang mempengaruhi tingkat partisipasi, kemudian ada faktor-faktor lain yang menjadi alasan mereka,” tambah dia.

Selain itu, pihaknya juga telah memetakan masalah lain terkait dengan tingkat partisipasi pemilih. Adapun menurut Qomar yakni, segala aktifitas dibatasi dengan aturan. Bisa jadi pandemi covid-19 juga mempengaruhi partisipasi pemilik hak suara.
“Kami upayakan untuk di TPS tetap mematuhi standar covid-19. Sehingga harapan kami tidak semua berjalan baik. Selain di wilayah nanti kita juga akan buka TPS di RSUD dan Lapas,” papar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Gunungkidul, Kelik Yuniantoro beberapa waktu lalu mengungkapkan, menjelang pemilihan pihaknya nanti akan melakukan koordinasi dan pemantauan para perantau ber KTP Gunungkidul yang kembali untuk ikut serta dalam pesta demokrasi.
“Koordinasi itu nanti pasti dilakukan,” ujarnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
