fbpx
Connect with us

Pendidikan

Program BOS Afirmasi Segera Digulirkan, Siswa Kelas 6,7 dan 10 Bakal Dapat Fasilitas Gadget

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2019 ini akan menggelontorkan dana miliaran rupiah bagi sejumlah sekolah di daerah. Dana yang diberikan yakni Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan kategori Afirmasi dan Kinerja. Tak hanya di kabupaten atau kota besar, dana bantuan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan pelajar ini juga nantinya akan menyasar ke sekolah-sekolah di Gunungkidul. Pembahasan dan pemetaan sekolah untuk menindaklanjuti penyaluran bantuan ini telah dilakukan kementerian ke dinas terkait di masing-masing wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid menjelaskan, beberapa waktu lalu dinas sendiri telah mengikuti sosialisasi di Kementrian atas program yang akan diterapkan tahun 2019 ini. Adapun tujuan dari BOS Afirmasi dan Kinerja ini sendiri untuk meningkatkan kualitas pendidikan pelajar di daerah. Sehingga nantinya mereka dapat mengakses internet dan mendapatkan akses digitalisasi dengan baik.

Berita Lainnya  Tingkat Kelulusan Pelajar SMA dan SMK di Gunungkidul 100 %, Jurusan IPA dan IPS Duduki Peringkat Terbawah se-DIY

Dua jenis BOS ini sendiri berbeda dengan dana BOS yang dikucurkan setiap tahunnya yang bersifat regular. Untuk BOS Afirmasi ini lebih dikhususkan bagi sekolah-sekolah yang berada di kawasan desa tertinggal dan sangat tertinggal. Kemudian untuk kategori kinerja sendiri diperuntukkan sekolah–sekolah yang pertumbuhan raportnya baik, mutu dan hasil ujiannya selama 2 tahun mengalami peningkatan.

“Sudah ada sosialisasi dari kementerian. Tinggal nantinya ada pemetaan yang harus dilakukan oleh dinas,” kata Bahron Rosyid, Rabu (18/09/2019).

Lebih lanjut, program ini dianggap selaras dengan visi misi daerah. Di mana sekolah yang saat ini berbasis teknologi dan internet terus dilakukan perbaikan playanan dan mutu yang diberikan. Sehingga meski berada di daerah pinggiran atau kawasan tertinggal, para peserta didik tetap dapat mengakses digital.

Adapun untuk di Gunungkidul sendiri, yang mendapatkan BOS Afarmasi yakni 46 Sekolah Dasar, 9 SMP, dan 2 SMK/SMA/SLB. Kemudian untuk Kinerja yakni 15 Sekolah Dasar, 3 SMP, dan 3 SMA/SMK/SLB.

Berita Lainnya  Rencana Pemerintah Pusat Perpanjang Masa Bakti Guru PNS Yang Pensiun, Ini Tanggapan FHSN

“Pembelian tablet ataupun laptop yang diperuntukkan bagi siswa sekolah kelas 6,7 dan 10. Laptop atau tablet ini bisa dipinjam pakaikan,” tambah dia.

“Belum tahu untuk besarannya berapa. Untuk jumlahnya di bidang perencanaan yang lebih paham,” papar dia.

Sementara itu, Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul, Subarno menambahkan, program ini sendiri berbasis besa. Untuk dana nantinya akan dimanfatkan dalam beberapa kategori. Nantinya akan ada Akses Rumah Belajar dengan besaran masing-masing sekolah penerima Afarmasi sebesar 24 juta dan untuk Kinerja sebesar 19 juta. kemudian untuk tablet sendiri per siswanya akan mendapatkan 2 juta untuk kelas 6,7, dan 10.

“Besaran dana ini nantinya masing-masing tentunya berbeda. Disesuaikan dengan jumlah siswa di sekolah tersebut,” ujar Subarno.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler