Pemerintahan
Program Meterisasi Urung Dijalankan, Beban Biaya Listrik PJU Capai Hampir 1 Miliar Per Bulan
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Program meterisasi di Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan pada tahun ini terpaksa belum dapat dilanjutkan. Hal ini lantaran terkendala anggaran yang tak kunjung turun. Padahal, program tersebut dapat menghemat pengeluaran pembayaran listrik yang cukup tinggi yang selama ini harus ditanggung anggaran daerah.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Ely Siswanta, mengungkapkan, program meterisasi ini merupakan pemasangan KWh meter di lampu-lampu PJU di jalan kabupaten yang tidak memiliki meteran. Program tersebut untuk menekan beban biaya yang dikeluarkan. Jika tidak memakai skema meteran, beban biaya akan bersifat datar dan menjadi pemborosan bagi anggaran daerah.
“Tahun ini tidak ada penambahan karena tidak ada anggaran. Sebelum ada meteran kan tidak ada KWhnya, jadi tarifnya flat,” ucapnya, Jumat (01/07/2022).
Pengeluaran untuk membiayai operasional PJU di seluruh Gunungkidul setiap bulannya mencapai Rp. 850 juta hingga Rp. 860 juta. Dari informasi yang ia terima, beban tersebut akan bertambah lantaran tarif dasar listrik per bulan Juli ini akan mengalami kenaikan. Ditambahkannya, total PJU secara keseluruhan di Gunungkidul sendiri mencapai sekitar 3.000 unit.
“Jumlah PJU itu adalah yang milik Pemkab Gunungkidul. Belum yang termasuk milik Provinsi dan Kementerian Perhubungan termasuk di dalamnya PJU tenaga surya,” imbuh Ely.

Sejauh ini di Gunungkidul sendiri sudah terdapat 315 unit lampu LED PJU yang telah dipasang meterisasi. Pemasangan meterisasi dengan daya 35 KWh/m tersebut dapat menghemat biaya hingga Rp. 60 juta setiap bulannya.
“Yang jelas lebih terukur dan masyarakat bisa menikmati fasilitasnya, selain itu juga menghemat anggaran,” ujar dia.
Selain itu, lantaran terkendala anggaran, pihaknya juga belum dapat memasang 66 lampu PJU pada tahun ini. Sejak tahun 2020, sebanyak 66 lampu PJU sendiri masih tersimpan rapi lantaran belum memiliki tiang dan sambungan untuk memasang PJU. Ia berharap agar realisasi pemasangan PJU ini dapat segera dijalankan agar masyarakat dapat merasa nyaman saat berada di jalan yang belum memiliki PJU.
“Rencananya pemasangan diprioritaskan di jalan Kabupaten, tapi tahun ini belum bisa karena belum ada anggaran,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
