Connect with us

Pemerintahan

PSTKM Periode Ketiga, Pelanggaran Masih Didominasi Oleh Pelaku Usaha

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kebijakan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PSTKM) ternyata memberikan dampak positif bagi masyarakat Gunungkidul. Berdasarkan pengawasan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pampong Praja, PSTKM yang telah diperpanjang ketiga kalinya memiliki dampak angka kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan meningkat.

Kepala Bidang Penegakan Perda, Satpol PP Gunungkidul, Sugito mengatakan, angka pelanggaran protokol kesehatan yang tadinya sebelumnya berjumlah ribuan hanya menjadi ratusan saja. Kemudian, pada PSTKM ketiga ini, pelanggaran masih banyak dilakukan oleh pelaku usaha baik perdagangan maupun jasa.

“Mereka masih banyak melanggar jam operasional dan jumlah pengunjung, puluhan lokasi sudah kami peringatkan,” jelas Sugito, Minggu (14/02/2021).

Sugito menambahkan, pihaknya memang memiliki target tertentu pada masa PSTKM. Misalnya saja pada masa PSTKM periode pertama yang disasar adalah kepatuhan individu terhadap protokol kesehatan.

Berita Lainnya  Tepati Janji, Sunaryanta Ajak Makan Bersama Ratusan THL

“Dan sudah kelihatan hasilnya, prosentasenya kami tidak bisa memastikan tapi ada penurunan dari ribuan menjadi ratusan,” kata dia.

Hingga kini, pihaknya belum melakukan tindakan penutupan terhadap pelaku usaha yang melanggar. Sanksi berupa teguran maupun peringatan masih menjadi yang paling utama diberlakukan.

“Alasan tidak dipatuhinya aturan tersebut lantaran pengunjung memang sudah sepi lantaran situasi pandemi, mereka merasa aturan yang diberikan tak banyak berpengaruh,” ujar Sugito.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, saat ini pihaknya sudah nenyiapkan Tim Penanggulangan Tingkat RT. Mereka yang akab menentukkan zona kawasan. Termasuk di dalamnya pertimbangan dilakukan hajatan.

“Konsepnya sudah kami sosialisasikan dalam hajatan juga harus disiplin tidak boleh kerumunan, tidak ada prasmanan kalau zona RTnya merah jelas tidak boleh,” papar dia.

Berita Lainnya  Kesulitan Tangani Depresi Yang Jadi Penyebab Utama Bunuh Diri, Dinkes Akui Kekurangan Tenaga Kesehatan Jiwa

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata6 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler