fbpx
Connect with us

Pariwisata

Sidak Heha Ocean View Saat Akhir Pekan, Ini Temuan Komisi A

Published

on

Panggang,(pidjar.com)–Anggota Komisi A DPRD Gunungkidul pada Sabtu (13/02/2021) petang kemarin menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Heha Ocean View yang terletak di Padukuhan Bolang, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang. Dipimpin langsung oleh sang ketua, Ery Agustin, Komisi A mengamati penerapan protokol kesehatan yang diterapkan di obyek wisata yang tengah viral ini.

Ditemui pidjar.com, Ery Agustin mengungkapkan, pada awal pengamatan saat baru saja sampai ke Heha Ocean View, pihaknya cukup gembira melihat penerapan protokol kesehatan di obyek wisata tersebut. Pengelola menerjunkan petugas untuk memberikan himbauan dan teguran kepada pengunjung agar menerapkan protokol kesehatan. Dan pengunjung pun mengindahkan himbauan itu. Namun, lambat laun, semakin malam, suasana semakin tak terkendali. Semakin banyaknya pengunjung yang datang membuat pengelola mulai kewalahan. Pun demikian dengan para pengunjung yang semakin abai dengan penerapan protokol kesehatan.

“Kita melihat upayanya belum maksimal, masih banyak terlihat kerumunan dan pelanggaran terhadap protokol kesehatan,” papar Ery.

Pengawasan sendiri akan terus dilakukan kepada obyek-obyek wisata, terutama yang tengah viral maupun ramai oleh pengunjung. Ke depan, selepas pelaksanaan Sidak ke Heha, pihaknya akan menggelar kegiatan serupa ke lokasi-lokasi lain. Dalam hal ini, lokasi yang dimaksud adalah obyek-obyek wisata buatan maupun lokasi-lokasi wisata alam yang dipadati wisatawan.

Selain oleh Komisi A, pihaknya berharap tim Gugus Tugas Covid19 Gunungkidul maupun tingkat kapanewon serta kalurahan bisa secara proaktif ikut melakukan pengawasan. Hal ini sangat penting untuk mencegah penyebaran wabah mengingat di lokasi wisata, banyak pengunjung yang datang dari wilayah lain.

“Jangan sampai ada cluster wisata,” lanjutnya.

Sidak sendiri selain sebagai langkah penanggulangan wabah, juga sebagai antisipasi kecemburuan sosial yang terjadi di masyarakat. Selama ini menurut Ery, perhatian pemerintah masih terbatas pada kegiatan-kegiatan ekonomi di masyarakat maupun kegiatan pemerintahan. Sehingga wajar apabila ada gejolak di masyarakat yang merasa pemerintah tebang pilih dalam penerapan kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM).

Ery menambahkan, pengawasan yang dilakukan ini sama sekali bukan sebagai upaya untuk menghambat ataupun menakut-nakuti investor untuk masuk ke Gunungkidul. Pihaknya sangat terbuka terhadap hadirnya investor di Gunungkidul.

“Pemerintah saat ini hanya ketat pada kegiatan pemerintahan saja, padahal ini yang paling gampang ditata,” urai Ery.

Sementara itu, Direktur Utama Heha Ocean View, Hendro menyebut bahwa pihak manajemen telah berusaha keras dalam melakukan penerapan protokol kesehatan maupun pembatasan pengunjung di lingkungan obyek wisata yang dikelolanya. Sejak sepekan terakhir, pihaknya bahkan memberlakukan buka tutup loket pintu masuk manakala kapasitas Heha Ocean View telah dirasa cukup. Adapun kapasitas Heha sendiri, untuk tempat duduk restoran yang mencapai ratusan kursi, dipangkas hanya bisa diisi kurang dari separuhnya saja. Sementara untuk lokasi lain yang sebenarnya bisa menampung ribuan orang, dibatasi hanya 200 pengunjung saja.

“Saat kapasitas sudah dirasa penuh, kita tutup pintu masuk. Nantinya kalau ada yang keluar, kita masukkan pengunjung lainnya sesuai dengan jumlah yang keluar. Memang agak ribet dan tentunya mengecewakan calon pengunjung, tapi ini jadi prioritas kami,” beber Hendro.

Tak hanya di lingkungan pintu masuk saja, penutupan bahkan dilakukan sejak dari lokasi Tempat Pemungutan Retribusi hingga jalan masuk ke Heha Ocean View. Dalam hal ini, pihaknya memberikan informasi bagi pengunjung bahwa kapasitas Heha telah penuh sehingga lokasi terpaksa ditutup. Pun demikian dengan petugas parkir yang diberi instruksi untuk menahan pengunjung yang akan masuk ke obyek wisata ini karena kapasitas yang memang sangat terbatas.

“Kita tempatkan banyak petugas untuk memberikan himbauan agar tidak berkerumun. Tapi yang kadang-kadang berkerumun itu mereka yang datang sekeluarga atau satu rombongan, agak susah kita,” beber Hendro.

Hendro sendiri menegaskan, pihaknya siap menaati semua perintah dari Pemkab Gunungkidul dalam penerapan protokol kesehatan. Pada tahap awal ini, pihaknya langsung membangun sejumlah tambahan fasilitas berkaitan dengan protokol kesehatan, khususnya tempat cuci tangan. Puluhan titik telah dibangun tempat cuci tangan yang bisa dimanfaatkan oleh para pengunjung.

“Yang masuk wajib memakai masker dan kita ukur suhunya,” tambah dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler